Wow, Rusia Uji Rudal Hipersonik Kinzhal di MIG-31

Militer.or.id – Wow, Rusia Uji Rudal Hipersonik Kinzhal di MIG-31.

MIG-31 Rusia. (photo: Fedor Leukhin via commons.wikimedia.org)

Moskow – Militer.or.id, Sepuluh jet tempur MiG-31 (nama NATO: Foxhound) dilengkapi dengan Rudal Hipersonik Kinzhal (Dagger) -air-launched missiles- sedang dalam tugas uji coba pertempuran, ujar Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov dalam wawancara yang dipublikasikan pada Sabtu, 5 Mei 2018 di situs Zvezda TV channel, dirilis oleh TASS.

“Ini adalah senjata mutakhir, yaitu Rudal jarak jauh hipersonik yang mampu mengatasi pertahanan udara dan Rudal. Itu tak terkalahkan, memiliki kekuatan tempur dan potensi yang paten. MIG-31 adalah pesawat pembawanya sebagai jet yang paling cocok untuk mempercepat Rudal ini ke kecepatan yang diperlukan, “katanya.

HARUS BACA :  JS Hyuga - USS Ronald Reagen Patroli di Laut Filipina

“Untuk mendukung bahwa itu bukan sesuatu yang eksotis, (saya akan mengatakan) hari ini 10 jet telah melakukan tugas uji coba dan siap digunakan tergantung pada situasi,” kata Borisov. Proyek dari platform Rudal hipersonik Kinzhal diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada tanggal 1 Maret 2018.

Menurut presiden Rusia, Misil Kinzhal terbang lebih dari 10 kali kecepatan suara mampu melakukan manuver dan mengatasi sistem pertahanan pertahanan anti-balistik pertahanan udara yang ada dan di masa depan. Sejak 1 Desember 2017, sistem Rudal hipersonik Kinzhal telah menjalani tugas percobaan dan tempur.

HARUS BACA :  C-MAX Side Scan Sonar for Australia, Indonesia and Malaysia
HARUS BACA :  Jika Korut Menembak AS, Bisa "Meningkat Jadi Perang"

Awalnya, MiG-31BM bertugas sebagai pesawat untuk membawa sistem Rudal hipersonik Kinzhal. Belakangan, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa MiG-31K telah dipilih sebagai pembawa Rudal hipersonik Kinzhal.

Borisov juga mengatakan bahwa sistem peresvet laser combat kemungkinan akan ditampilkan pada parade Hari Kemenangan di Moskow dalam rentang 2 atau 3 tahun, karena sekarang sedang ditingkatkan.

“Saya pikir itu mungkin dalam 2 atau 3 tahun, karena pekerjaan sedang dilakukan untuk meng-upgradenya. Jika hari ini dibutuhkan lebih banyak kendaraan pendukung, itu akan menjadi kompak dalam waktu dekat. Mungkin, kami akan menunjukkannya kepada publik juga, “Borisov mengatakan ketika ditanya apakah sistem laser akan ditampilkan selama parade Victory Day. (TASS).

HARUS BACA :  Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 di Lebanon

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Pimpinan Teroris Marawi Terkepung di Area 500 Meter Persegi

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  PT Pindad and Timoney Sign Contract At IDEX for Badak 6x6 Mobility System Upgrade

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here