Angkatan Udara AS Membangun Kessel Run di Boston

Militer.or.id – Angkatan Udara AS Membangun Kessel Run di Boston.

Sebuah model Millennium Falcon 2 dari film Star Wars © Quarax via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Angkatan Udara AS telah mendirikan laboratorium eksperimental bernama Kessel Run di Boston. Tujuan dari lab tersebut adalah untuk mengembangkan perangkat lunak “mission-critical” militer dalam waktu sesingkat mungkin, sebagaimana dilansir dari laman Boston Globe.

Setiap penggemar “Star Wars” pasti tahu bahwa sang penyelundup legendaris Han Solo membuat Kessel Run dalam waktu kurang dari 12 parsec atau sekitar 39 tahun cahaya.

“Ini adalah lelucon bahwa kami akan menyelundupkan kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak baru ini ke Angkatan Udara AS dalam 12 parsec atau kurang”, menurut Kapten Bryon Kroger, chief operating officer dari Kessel Run Experimentation Lab di WeWork. Portland Street. “Ini adalah cara terseingkat untuk berpindah dari Point A ke Point B”.

Laboratorium ini merupakan upaya untuk membuat perangkat lunak dalam mengelola penyebaran pesawat tanker yang harus mengisi bahan bakar pesawat Angkatan Udara AS selama penerbangan. Memastikan bahwa jumlah tanker yang benar diwilayah udara yang tepat adalah tantangan logistik yang sangat besar.

HARUS BACA :  CARM Indonesia Singapore HLC Perkokoh Hubungan Kedua Angkatan Bersenjata

Namun hingga saat ini, personel Angkatan Udara AS masih melacak penyebaran tanker dengan memakai tangan serta menggunakan papan tulis.

HARUS BACA :  TNI AL akan Lakukan Latihan Pertahanan Pantai dan Penembakan torpedo

Tim Angkatan Udara AS bergabung dengan Pivotal Inc., perusahaan yang mendesain sistem untuk menyederhanakan dan mempercepat pengembangan perangkat lunak perusahaan. Biasanya, diperlukan waktu selama 5 tahun untuk cabang militer AS dalam mengembangkan dan menyebarkan perangkat lunak baru. Tim Angkatan Udara-Pivotal membangun aplikasi pengisian bahan bakar hanya dalam waktu empat bulan.

HARUS BACA :  TNI AL akan Lakukan Latihan Pertahanan Pantai dan Penembakan torpedo

Defense Innovation Unit Experimental, sebuah departemen Pentagon yang berusaha menerapkan pengetahuan sektor swasta untuk masalah-masalah militer, tampak sangat terkesan bahwa ia bekerja dengan Pivotal dan Angkatan Udara untuk membuat Kessel Run.

Menurut Chief product officer Adam Furtado, bahwa secara tradisional militer Amerika menghasilkan perangkat lunak menggunakan metode yang sangat telaten dan mahal yang digunakan dalam membeli kapal, pesawat dan tank. Namun di Kessel Run, mereka merangkul praktik pengembangan perangkat lunak degan cepat yang digunakan oleh perusahaan sipil.

“Kami menembak bulan dan memutuskan untuk mengambil halaman dari buku pedoman Silicon Valley”, kata Furtado.

Rencananya adalah melembagakan cara penulisan perangkat lunak yang lebih cepat di seluruh militer AS.

“Kami sudah mulai melihat berbagai layanan yang memperhatikan apa yang telah kami capai sejauh ini”, kata Furtado. “Sangat mungkin bahwa model kami diadopsi sebagai model yang maju”.

Kessel Run saat ini menempati ruang yang cocok untuk sekitar 90 insinyur. Tetapi pada tahun depan akan pindah ke ruang WeWork yang jauh lebih besar dan akan mampu menampung hingga 300 personel.

HARUS BACA :  Saat Kekuatan Langit Amerika Bergabung
HARUS BACA :  Pasukan Israel Bentrok dengan Demonstran Palestina di Gaza

Kemungkinan besar, banyak dari mereka akan menjadi penggemar utama “Star Wars”, tetapi tidak Furtado. Dia mulai menonton film aslinya, tetapi menyerah pada adegan Cantina yang terkenal.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here