Kanada Berharap F/A-18 Australia Bisa Dikirim Tahun Depan

Militer.or.id – Kanada Berharap F/A-18 Australia Bisa Dikirim Tahun Depan.

Jet tempur F/A-18E Super Hornet RAAF © Andrew Mercer via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Menteri Pengadaan Pertahanan Kanada, Carla Qualtrough dalam pameran dagang peralatan militer CANSEC minggu lalu mengatakan bahwa ia berharap dua jet tempur Hornet pertama bekas Australia akan dikirim pada tahun 2019, seperti dilansir dari laman Leader-Post.

Namun dia mengatakan kepada wartawan bahwa saat ini masih belum punya data biaya akhir untuk pembayar pajak atas kesepakatan 18 jet tempur bekas Australia, suku cadang, senjata dan peralatan terkait lainnya. Pemerintah Kanada telah menyisihkan hingga $ 500 juta untuk pembelian tersebut.

HARUS BACA :  Rusia Sebut Luncurkan Tiga Satelit Militer, Tapi Amerika Mendeteksi Lima Objek

Qualtrough mengatakan bahwa negosiasi kini masih berlangsung sehingga dia tidak akan memiliki penghitungan akhir sampai nanti.

Pat Finn, asisten deputi menteri Departemen Pertahanan, baru-baru ini mencatat bahwa pemerintah Kanada telah menerima apa yang disebut proposal biaya atas penjualan yang diusulkan. Dia mengharapkan bahwa kesepakatan itu akan dilakukan pada akhir tahun dengan pengiriman dimulai pada musim panas 2019.

HARUS BACA :  Menhan RI Terima Kunjungan Kehormatan Dubes Korsel
HARUS BACA :  Pertahanan Udara Suriah Tembak 46 Rudal Serangan Pimpinan AS

Australia membutuhkan persetujuan dari Departemen Luar Negeri AS untuk mentransfer pesawat tersebut ke Kanada. Persetujuan diperlukan karena F-18 dibuat oleh AS dengan teknologi Amerika.

Pemerintah federal telah mengkonfirmasikan bahwa pesawat Australia akan beroperasi bersama dengan CF-18 milik Angkatan Udara Kanada (RCAF) di Bagotville, Que., Dan Cold Lake, Alberta.

“Pesawat akan digunakan di Skuadron 3 Bagotville dan Skuadron 4 Cold Lake”, menurut catatan pemerintah Kanada awal tahun ini.

Departemen Pertahanan Kanada kini sedang meninjau persyaratan infrastruktur untuk bisa mengakomodasi pesawat tambahan. Setiap modifikasi diharapkan minimal karena pesawat tambahan memiliki usia dan desain yang sama dengan CF-18 Kanada.

HARUS BACA :  KRI Lepu-861 Tangkap Kapal Angkut Ribuan HP di Perairan Batam – Militer.or.id

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  IFV Pandur 8×8 Tiba di Indonesia