Defisiensi Kritis Bisa Tunda Produksi Tingkat Penuh F-35

Militer.or.id – Defisiensi Kritis Bisa Tunda Produksi Tingkat Penuh F-35.

Jet tempur siluman F-35 AS lepas landas pada 28 Juli 2015 © USAF via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Departemen Pertahanan AS telah setuju dengan laporan Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) bahwa mereka harus menyelesaikan defisiensi kritis pada jet tempur F-35 sebelum meminta dana untuk membayar produksi tingkat penuh pesawat tersebut.

Seperti dilansir dari laman Flight Global, menunggu resolusi atas defisiensi kritis pada F-35 Lightning II dapat menunda produksi massal tingkat penuh yang direncanakan oleh Pentagon akan dimulai pada tahun 2021.

HARUS BACA :  “BP” Holding Menyelesaikan Perbaikan Dua Mi-35P Indonesia

Pentagon sebelumnya telah berencana untuk menunda penyelesaian sejumlah masalah atau defisiensi penting yang telah ditemukan saat pengujian hingga keputusan produksi tingkat penuh diambil pada bulan Oktober 2019, menurut laporan GAO yang dirilis 5 Juni. Namun, laporan tersebut menyebutkan adanya kekhawatiran bahwa memperbaiki defisiensi setelah memulai produksi tingkat penuh dapat menciptakan biaya tambahan bagi pemerintah.

Pada bulan Januari 2018, dilaporkan bahwa program jet tempur F-35 mengungkap ada 966 masalah, dimana 111 masalah berada pada kategori satu yang bisa membahayakan keselamatan, keamanan atau persyaratan penting lainnya dan sebanyak 855 masalah berada pada kategori dua, yang dapat menghambat atau membatasi keberhasilan misi, menurut GAO.

HARUS BACA :  Rencana Pergantian Tim Komite Kebijakan Industri Pertahanan – Militer.or.id
HARUS BACA :  Pejabat Kemhan Kunjungi Pos Prajurit di Perbatasan

Dari total 966 defisiensi tersebut, setidaknya ada 25 masalah kategori satu dan sekitar 165 masalah kategori dua yang tidak akan dapat diselesaikan sebelum produksi tingkat penuh yang telah direncanakan.

Masalah kategori satu yang direncanakan oleh Kantor Program Bersama (JPO) akan di pecahkan setelah produksi tingkat penuh termasuk kendaraan udara, avionik, senjata, perangkat lunak dan sistem propulsi.

HARUS BACA :  Tim Aerobatik F-35A USAF Akan Diumumkan Tahun Depan

JPO sekarang berencana untuk menyelesaikan semua defisiensi kritis pada jet tempur F-35 itu sebelum memasuki tes dan evaluasi operasional awal, yang diantisipasi untuk dilaksanakan pada musim gugur tahun 2018, menurut GAO.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Jimmy Carter Soroti Kebijakan Luar Negeri AS

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Tim Aerobatik F-35A USAF Akan Diumumkan Tahun Depan

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here