Boeing Kolaborasi dengan TNI AD untuk Support Apache

Militer.or.id – Boeing Kolaborasi dengan TNI AD untuk Support Apache.

Apache Guardian TNI AD. (photo: instagram Wayan Agus)

Militer.or.id Boeing telah menguraikan ruang lingkup keterlibatan kerjasama industrinya dengan Indonesia sebagai bagian dari kontrak Penjualan Militer Asing (FMS) untuk memasok negara Asia Tenggara itu dengan delapan helikopter serang AH-64E Apache Guardian.

Seorang juru bicara untuk Boeing mengatakan pada Jane pada 5 Juni 2018 bahwa perusahaan AS bekerja sama dengan operator Apache, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI-AD), tetapi kemitraan dengan industri lokal masih menjadi bahan diskusi, dirilis situs Jane.com, 6/6/2018.

HARUS BACA :  Tank Medium Pindad Akan Tampil di HUT ke-72 TNI, Cilegon

Juru bicara menambahkan bahwa fokus utama kolaborasi adalah melalui kontrak terkait dengan TNI-AD yang memungkinkan para insinyur dan teknisi untuk mendukung helikopter, dengan bantuan yang disediakan oleh Boeing.

“Boeing saat ini mendukung TNI-AD dengan kontrak Layanan Dukungan Pasca Produksi, yang memungkinkan TNI-AD untuk mempertahankan pesawat Apache AH-64E mereka dengan dukungan jangkauan teknis, suku cadang, dan perbaikan yang disediakan oleh Boeing. Pembelian helikopter termasuk pelatihan untuk personel perawatan TNI-AD yang disediakan oleh Angkatan Darat AS dan Boeing, ”kata juru bicara.

HARUS BACA :  Hari ke-2 AARM 2018, Kontingen TNI AD Raih 1 Trophy dan 4 Medali
HARUS BACA :  Mengecat Ulang Tank Leopard 2A4 Yonkav 8 Kostrad

Pejabat dari perusahaan kedirgantaraan Indonesia, PT Dirgantara (PTDI), baru-baru ini mengatakan kepada Jane bahwa perusahaan itu mencari peluang untuk memainkan peran dalam mendukung Apache yang beroperasi dengan TNI-AD dengan menyediakan suku cadang dan pemeliharaan, perbaikan dan overhaul (MRO) layanan .

Namun, juru bicara Boeing mengatakan keterlibatannya dengan industri Indonesia pada penyediaan layanan Apache MRO masih dalam negosiasi. “Boeing sedang dalam diskusi reguler tentang cara bekerja sama dengan industri Indonesia untuk meningkatkan kemampuan lokal, memperkenalkan teknologi baru, menciptakan lapangan kerja kedirgantaraan, dan memenuhi tujuan pertumbuhan industri Indonesia,” kata juru bicara itu.

HARUS BACA :  Honeywell to Supply Engines for PTDI's NC212i Aircraft

Juru bicara menambahkan bahwa setiap persyaratan Boeing untuk mentransfer teknologi ke Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan akan ditentukan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Rusia Berencana Bangun Pabrik Suku Cadang Sukhoi di Indonesia