Grounded Armada B-1B Akibat Kursi Lontar Bermasalah

Militer.or.id – Grounded Armada B-1B Akibat Kursi Lontar Bermasalah.

Armada pesawat pembom B-1 Lancer di Pangkalan Udara Ellsworth © US Air Force via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Angkatan Udara AS (US Air Force) telah membumikan (grounded) armada pembom B-1B Lancer dikarenakan masalah keamanan setelah salah satu pesawat melakukan pendaratan darurat, kata juru bicara Angkatan Udara William Russell dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat yang dilansir dari laman Sputnik.

“Selama proses investigasi keselamatan setelah mendarat darurat B-1B di Midland, Texas, masalah komponen kursi lontar telah ditemukan yang mengharuskan untuk grounded”, kata Russell.

HARUS BACA :  Upacara Pembaretan 20 Perwira Remaja Korps Marinir

HARUS BACA :  AS: Laut China Selatan Bukan Milik Negara Manapun

Juru bicara Angkatan Udara AS mencatat bahwa perintah grounded armada pesawat B-1 dikeluarkan pada tanggal 7 Juni dan akan berlaku sampai semua masalah teratasi.

B-1B adalah pembom strategis yang dimaksudkan dan mampu menyerang sasaran musuh termasuk dengan persenjataan konvensional maupun nuklir.

HARUS BACA :  Menelaah Jatuhnya Su-27 Ukraina Diawaki Pilot AS

Pada bulan April, pesawat pembom B-1B turut ambil bagian dalam serangan pimpinan AS terhadap Damaskus, dan dilaporkan telah menyerang fasilitas senjata kimia di Suriah dari distrik At Tanf.

Sebelumnya, Lockheed Martin mengatakan dalam siaran pers bahwa pesawat pembom B-1B Lancer turut ambil bagian dalam uji tembak 2 rudal anti-kapal jarak jauh (LRASM) yang akhirnya dinyatakan berhasil.

HARUS BACA :  Kenya Ingin Belajar Penanggulangan Bencana dari Indonesia
HARUS BACA :  Boeing Offers AH-64E to Australia

Tahun lalu kontraktor pertahanan Pentagon mengumumkan rencana untuk menyebarkan LRASM pada pesawat pembom B1-B Angkatan Udara AS pada tahun 2018 dan di pesawat Angkatan Laut pada tahun 2019.

Pesawat “heavy bomber” multi-peran B-1B ini dilaporkan dilantik tahun 1998. Kemudian, pesawat ini banyak digunakan selama perang Irak pada tahun 2003.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here