Radar SMART-L Belanda Disetujui untuk Pertahanan Rudal Eropa

Militer.or.id – Radar SMART-L Belanda Disetujui untuk Pertahanan Rudal Eropa.

Radar SMART-L di Pangkalan Angkatan Laut Belanda © Rene Verleg via Kementerian Pertahanan Belanda

Militer.or.id – Keberadaan rudal balistik di tangan negara-negara musuh adalah salah satu ancaman terbesar saat ini. Sistem pertahanan termasuk rudal, namun radar pendeteksi memliki fungsi yang sama pentingnya, seperti dilansir dari laman Kementerian Pertahanan Belanda.

Sebagai hasilnya, Ballistic Missile Defense Sensor Integration Study (BMD SIS) beberapa waktu yang lalu menunjukkan presentasi yang soal bagaimana radar SMART-L Belanda dapat bekerja bersama dengan sistem pertahanan rudal SM-3 Amerika Serikat.

Serangan rudal telah semakin cepat dan sekarang mampu terbang tinggi diatas atmosfer. Di belakang layar, para peneliti bekerja keras untuk terus mengembangkan radar lebih lanjut. Pada gilirannya, mereka dapat mendeteksi dan melacak rudal dengan jarak yang semakin jauh.

HARUS BACA :  F-35B dan F-16V Akan Pastikan Taiwan Aman dari China

Angkatan Laut Kerajaan Belanda akan segera menggunakan radar SMART-L ELR baru itu di fregat komando dan pertahanan udara (LCF). Sementara itu Angkatan Udaranya juga akan menerima dua sistem ini, menggantikan radar pertahanan udara saat ini di Nieuw Milligen dan Wier.

Studi antara Belanda-AS berfokus pada integrasi radar SMART-L ELR ke dalam arsitektur pertahanan rudal NATO. Kemampuan pencarian, pelacakan dan juga pelaporan ini harus memungkinkan untuk menghancurkan rudal balistik yang masuk di atas atmosfer. Hasil studi sekarang telah dimasukkan ke dalam perangkat lunak LCF Zr.Ms. De Ruyter.

HARUS BACA :  Korea Utara Bangun Kapal Selam Nuklir?
HARUS BACA :  Entry Briefing Kasal Bersama Perwira TNI AL Wiltim di Surabaya

Impresif

Laksamana Tom Druggan dari Badan Pertahanan Rudal (MDA) mempresentasikan laporan tersebut di Kementerian Pertahanan Belanda di Den Haag pada Direktur Rencana, Mayor Jenderal Eric Schevenhoven. Druggan menekankan akan pentingnya kolaborasi ini dan terkesan oleh komitmen teknis internasional.

“Bahkan untuk negara-negara yang terlibat dalam pertahanan rudal di pertahanan rudal balistik maritim yang tinggi ini adalah tantangan teknis utama, tetapi juga kemampuan tempur yang sangat penting”, katanya.

HARUS BACA :  Danlanud Iswahjudi Buka Pendidikan Transisi F-16 Fighting Falcon

Komandan Fred Douglas adalah salah satu dari mereka yang terlibat dalam Pertahanan mengatakan : “Anda harus melihatnya sebagai peluru yang harus Anda tembak dengan peluru lainnya melalui udara”.

Pemimpin

Belanda adalah pemimpin Eropa dalam bidang teknologi rudal anti-balistik dan juga radar. Peran utama terlihat selama At Sea Demonstration 2015 dan Formidable Shield 2017, ketika fregat komando dan pertahanan udara Belanda (LCF) mampu mendeteksi dan juga melacak rudal balistik dengan radar SMART-L mereka. Dengan informasi penargetan itu, kapal perang Amerika kemudian menghancurkan misil yang masuk.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Soal S-400. Erdogan: Maaf, Kami Tidak Meminta Izin Siapa Pun

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here