Sisihkan Gripen, Slowakia Pilih F-16 Gantikan MiG-29

Militer.or.id – Sisihkan Gripen, Slowakia Pilih F-16 Gantikan MiG-29.

Pesawat F-16. (pixabay.com)

Bratislava, Militer.or.id – Slowakia telah menyetujui kesepakatan senilai $ 1,9 miliar untuk membeli 14 jet tempur F-16 buatan AS untuk menggantikan MiG-29 buatan Rusia yang sudah tua, ujar kementerian pertahanan Slowakia, Rabu, 11/7/2018, dirilis Reuters.

Slowakia memilih F-16 baru yang dibuat oleh Lockheed Martin mengalahkan jet Gripen Swedia yang diproduksi oleh Saab, dengan menyebutkan pesawat yang dipilih lebih modern, menurut analisis yang diterbitkan sebelum keputusan.

“Kami memilih solusi terbaik karena mereka adalah mesin modern, yang dari sudut pandang harga, kualitas dan kemampuan yang kami mampu, tidak memiliki persaingan,” kata Menteri Pertahanan Peter Gajdos dalam sebuah pernyataan.

HARUS BACA :  Latihan Bersama Marinir Indonesia - Amerika Serikat

Anggota NATO Slowakia berencana untuk menghabiskan sekitar 6,5 miliar euro ($ 7,6 miliar) pada tahun 2030 untuk memodernisasi militernya, dan ingin mengurangi ketergantungannya pada peralatan Rusia, tetapi memiliki kontrak pemeliharaan dengan Rusia untuk 12 MiG-29s hingga musim gugur 2019.

HARUS BACA :  India Cuma Boleh Pasang Rudal Meteor di Rafale

Berdasarkan kontrak, yang bernilai 20 juta hingga 50 juta euro setahun, lusinan teknisi Rusia bermarkas di pangkalan militer Slovakia. Pengaturan itu mungkin harus diperpanjang karena pengiriman F-16 pertama akan memakan waktu hingga 36 bulan sejak penandatanganan kontrak.

Slowakia juga dapat meminta salah satu negara tetangganya, yang juga sekutu NATO-nya, untuk membantu melindungi wilayah udaranya, Perdana Menteri Peter Pellegrini mengatakan.

HARUS BACA :  Perubahan Nama Satuan di Jajaran Pasmar-1

“Slowakia akan membayar 1,589 miliar euro untuk 14 jet tempur, pelatihan pilot, amunisi dan dukungan logistik dua tahun,” kata Pellegrini kepada wartawan.

Kontrak dengan Lockheed Martin akan ditandatangani pada akhir tahun ini, Menteri Keuangan Peter Kazimir mengatakan.

Kementerian Pertahanan Slowakia lebih menyukai tawaran jet F-16 Block 70/72 dari AS atas penawaran Swedia pesawat JAS-39 C/D Gripen.

Slowakia telah melakukan pembicaraan dengan pembuat Gripen Saab selama bertahun-tahun, sebelum Peter Gajdos menunda diskusi dan mengundang penawar lain.

Itu memicu kecaman dari mitra koalisi pemerintah yang menunda penutupan perjanjian akan memperpanjang ketergantungan Slowakia pada Rusia.

HARUS BACA :  China Luncurkan Drone Amfibi Pertama di Dunia
HARUS BACA :  Menristekdikti Dukung Fin Komodo Jadi Produk Andalan

Di antara tetangga Eropa tengah, Hongaria dan Republik Ceko mengoperasikan Gripens. Polandia menerbangkan armada besar 48 unit F-16 yang juga memiliki sekitar 30 unit MiG 29.

Pengeluaran pertahanan Slowakia akan meningkat dari 1,2 persen dari produk domestik bruto tahun ini menjadi 1,6 persen dalam tahun 2020 dan 2,0 persen pada 2024.

Anggota NATO telah setuju untuk menghabiskan 2 persen dari produk domestik bruto mereka pada pertahanan pada 2024 dan Presiden AS Donald Trump, yang berada di Brussels untuk KTT NATO pada hari Rabu, telah mengkritik anggota yang tidak memenuhi komitmen itu.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here