Israel Siapkan Serangan Berskala Besar ke Gaza

Militer.or.id – Israel Siapkan Serangan Berskala Besar ke Gaza.

Batalion ke-13 Brigade Golan, Angkatan Darat Israel © IDF via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Israel telah memberi waktu kepada Hamas hingga hari Jumat agar menghentikan serangan layang-layang berapi ke wilayah Israel. Laporan tersebut muncul ketika Parlemen Israel mencopot hak Perdana Menteri untuk menyatakan perang, seperti dilansir dari laman Times of Israel.

Para pemimpin Israel dilaporkan telah menginstruksikan kepada pasukan militer negara itu untuk bersiap menyerang Jalur Gaza jika serangan layang-layang berapi tak berhenti pada pekan ini, menurut laporan berita Channel 10 yang dikutip oleh Times of Israel.

Menurut laporan itu, jika Hamas gagal memenuhi permintaan tersebut, Israel mungkin memutuskan tidak punya pilihan lain selain memulai operasi militer berskala besar ke Jalur Gaza.

HARUS BACA :  Alliant Techsystems to Manufacture the AN/AAR-47 (V) Missile Warning Sets for Australia and Other Countries

Israel mengirim pesan itu langsung ke Hamas melalui dinas intelijen Mesir. Laporan itu juga mengatakan bahwa Hamas menanggapi dengan mengatakan bila pasukannya akan berusaha untuk menghentikan serangan itu pada hari Jumat.

Pada hari Minggu, Divisi Lapis Baja ke-162 Israel telah meluncurkan latihan militer yang mensimulasikan serangan terhadap Jalur Gaza dan merebut Kota Gaza. Sementara itu, militer Israel mengklaim bahwa latihan tersebut telah direncanakan sebelumnya dan tak ada kaitan dengan kejadian saat ini, beberapa orang melihatnya sebagai ancaman tidak langsung terhadap Hamas.

HARUS BACA :  Prototype Radar AESA Jet Tempur KFX Siap Diuji Coba
HARUS BACA :  Jika Korut Menembak AS, Bisa "Meningkat Jadi Perang"

Pada hari Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Angkatan Daratnya di Divisi Gaza. Selama kunjungan itu, dia mengatakan bahwa negara tersebut sudah berada di tengah-tengah “kampanye militer”.

“Kita berada dalam kampanye militer di mana ada pertukaran serangan. Saya siap untuk mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Israel siap untuk skenario apa pun”, kata Netanyahu.

Laporan tersebut datang tepat ketika Parlemen Israel, Knesset, telah mengebiri Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Israel itu dari kemampuan untuk menyatakan perang. Undang-undang baru yang diadopsi pada hari Selasa, mendelegasikan kekuasaan terebut kepada Kabinet Keamanan, sebuah badan yang terdiri dari sejumlah pejabat, termasuk Menteri Luar Negeri dan Menteri Keuangan.

HARUS BACA :  Pasukan Garuda dan Tentara Unifil Latihan Medis

Beberapa bulan terakhir, Israel telah mengalami banyak serangan oleh layang-layang api, balon dan benda-benda lain yang bertindak sebagai bom pembakar. Ribuan hektar lahan dilaporkan telah dibakar oleh serangan-serangan ini.

Selain itu, Israel melaporkan bahwa sejumlah bentrokan sporadis dengan Palestina dan tembakan mortir serta roket di wilayah Israel. Times of Israel pun telah mencatat bahwa tingkat ketegangan antara Israel dan Jalur Gaza telah mencapai puncaknya sejak perang Gaza tahun 2014.

HARUS BACA :  Howitzer M109 dengan Kemampuan Direct Fire

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pengerahan Aset Militer AS ke Korea Selatan Mulai Akhir 2017

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here