Siapkan Kapal Induk Baru, Rusia Cermati Kapal AS dan Inggris

Militer.or.id – Siapkan Kapal Induk Baru, Rusia Cermati Kapal AS dan Inggris.

Su-33 take off dari Kapal Induk Admiral Kuznetsov. (photo: MoD Russian Federation – Mil.ru)

Moskow – Militer.or.id – Pembangunan kapal induk baru Rusia akan memakan waktu setidaknya satu dekade dan kapal perang ini kemungkinan akan muncul awal dari 2030-2035, Kepala Pusat Penelitian Negara Krylov Valery Polovinkin kepada TASS, 26/7/2018.

HARUS BACA :  Dolar Jalan Terakhir, Rusia Alihkan Semua Kontrak Senjata Menggunakan Rubel

“Potensi teknologi pabrik Rusia memungkinkan penyelesaian tugas yang ditugaskan. Tapi dari sudut pandang saya, sebuah kapal induk baru tidak akan dibangun lebih cepat dari 2030-2035,” kata Polovinkin, menambahkan bahwa “tidak kurang dari satu dekade akan diperlukan untuk membangun itu, mengingat kondisi yang ada. ”

Namun, “tidak dapat diterima” bagi Angkatan Laut Rusia untuk memiliki kapal induk kecil karena hanya akan dapat menyelesaikan misi parsial saja, kurang pengintaian, surveilans radar dan target pesawat akuisisi, serangan dan pesawat dukungan udara, kata ahli. .

HARUS BACA :  Pangkostrad Cek Kesiapan Yonkav 1 Kostrad Ikuti Latihan Ancab 2018
HARUS BACA :  Erdogan : Keputusan AS Soal Yerusalem Langgar Hukum Internasional

“Pada saat yang sama, saya tidak mendukung sudut pandang bahwa kapal induk Rusia harus selalu memiliki bobot yang sama dengan bobot kapal perang AS: 100.000 ton dan lebih. Kapal induk Inggris, Ratu Elizabeth dalam versi turbin gasnya memiliki bobot dari sekitar 60.000 ton dan semua pesawat yang dibutuhkan, “kata Polovinkin.

Bobot kapal induk Rusia masa depan yang relatif kecil “dapat diimbangi melalui perubahan radikal dalam bentuk lambung mereka,” tambah ilmuwan itu.

HARUS BACA :  Malaysia Conducts Trials of 30 mm Naval Gun from First-of-Class NGPC

Menurut perkiraan Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia, pembangunan kapal permukaan air biru yang menjanjikan, termasuk kapal induk, dapat ditunda hingga 2035 di bawah skenario konservatif pembangunan ekonomi Rusia dan kekurangan dana.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  IFV Pandur 8×8 Tiba di Indonesia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Puluhan Anak Lebanon Kunjungi Markas Indobatt