Jepang Mengembangkan Railgun Elektromagnet – Militer.or.id

Militer.or.id – Jepang Mengembangkan Railgun Elektromagnet – Militer.or.id.

Railgun elektromagnet yang dikembangkan oleh Jepang © Japan MoD via Youtube

Militer.or.id – Badan Akuisisi, Teknologi dan Logistik Kementerian Pertahanan Jepang (ATLA) telah merilis sebuah rekaman video pada tanggal 31 Juli 2018 lalu yang menunjukkan sebuah senjata railgun elektromagnetik (EM) berkaliber kecil bersama dengan peralatan pendukung dan pengujian terkait.

HARUS BACA :  Pindad Optronics Mulai Produksi Awal 2017

Dalam sebuah laporan, ATLA mengatakan bahwa akan menghabiskan sekitar 1 miliar Yen atau sekitar US $ 9 juta dari tahun fiskal 2016-2021 untuk mendanai penelitian dan upaya untuk mengembangkan (litbang) sistem senjata railgun elektromagnet.

“Ini adalah pertama kalinya ATLA merilis video promosi diinternet yang menunjukkan rekaman peralatan eksperimental yang dipergunakan untuk mengembangkan railgun elektromagnetik”, menurut pejabat ATLA, dan menambahkan bahwa Jepang saat ini sedang mengerjakan prototipe dari senjata tersebut.

HARUS BACA :  AS Ingin Kerahkan Sistem THAAD ke Jerman

Video tersebut pertama kali muncul saat ditampilkan selama Simposium Teknologi Pertahanan tahun lalu, yang diselenggarakan oleh ATLA pada tanggal 10-11 November 2017 di Tokyo, Jepang.

Dalam video tersebut, ATLA mengklaim bahwa sistem railgun EM, jika didukung oleh arus listrik diatas 2 mega ampere, secara teoritis dapat meluncurkan proyektil seberat 10 kg dengan kecepatan 2.000 meter per detik.

HARUS BACA :  Waspada, Terorisme Masih Ada! - Militer.or.id

Dengan demikian, maka itu tidak hanya akan meningkatkan jangkauan tetapi juga dalam hal akurasi, menurut keterangan agensi tersebut.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here