Hanwha Systems & DAPA Kini Kembangkan DIRCM Canggih

Militer.or.id – Hanwha Systems & DAPA Kini Kembangkan DIRCM Canggih.

Penanggulangan Infarmerah Terarah (DIRCM) AN/AAQ-24 buatan Northrop Grumman © Greg Goebel via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Korea Selatan telah memulai pengembangan sistem penanggulangan rudal canggih yang dapat melindungi pesawat dari serangan rudal dipandu inframerah, berdasarkan keterangan pemerintah Korea Selatan pada hari Minggu, seperti diwartakan Yonhap News.

Administrasi Program Akuisi Pertahanan Korea Selatan atau dikenal sebagai Defense Acquisition Programs Administration (DAPA) mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan kontraktor pertahanan lokal yaitu Hanwha Systems untuk membangun penanggulangan inframerah terarah (DIRCM).

HARUS BACA :  Pembom B-52 AS Menyerang Laut China Timur

Korea Selatan adalah yang keenam di dunia yang mengembangkan sistem pertahanan jenis ini, yang secara efektif dapat menghambat rudal pencari panas karena mencoba untuk mengunci ke sasaran udara seperti pesawat tempur atau helikopter.

Fungsi DIRCM © Hanwha System

Heat-seeker biasanya melacak pesawat dengan mendeteksi “panas” yang dihasilkan oleh mesin atau bahkan gesekan yang disebabkan oleh benda yang bergerak di udara dengan kecepatan tinggi.

HARUS BACA :  Rostec: Indonesia Mungkin Beli Tambahan Su-35
HARUS BACA :  RAAF Welcomes First Two PC-21 Training Aircraft

DIRCM, ketika dimasukkan ke dalam perlengkapan pertahanan pesawat terbang, memberikan alarm otomatis jika mendetaksi rudal inframerah telah diluncurkan dan menembakkan laser “quantum cascade” berintensitas tinggi pada sensor pemandu rudal yang mendekati pesawat, sehingga menyebabkan rudal kehilangan kunciannya.

Hanwha Systems dan DAPA mengatakan bahwa mereka telah melakukan beberapa tes langsung menggunakan sistem pencari panas yang sebenarnya di mana pesawat uji berhasil memisahkan diri dari rudal yang mengejar.

HARUS BACA :  RAAF Welcomes First Two PC-21 Training Aircraft

Sistem DIRCM yang dikembangkan Hanwha Systems dan DAPA ini pertama akan diadopsi oleh helikopter militer sebelum digunakan pada jenis pesawat udara lainnya.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Rostec: Indonesia Mungkin Beli Tambahan Su-35