Bentrok Petempur Kurdi dengan Tentara Suriah, 18 Tewas

Militer.or.id – Bentrok Petempur Kurdi dengan Tentara Suriah, 18 Tewas.

doc. Pasukan Kurdi di kota Tall Tamer, Suriah. (VOA via commons.wikimedia.org)

Amman, Militer.or.id – Bentrokan antara petempur Kurdi dukungan Amerika Serikat dengan pasukan Suriah pada Sabtu 9-9-2018 di pusat kota Qamishli, Suriah Timur Laut, menewaskan setidak-tidaknya 18 orang, ujar pasukan Kurdi, dirilis Antara pada Minggu 9-9-2018.

Pertempuran itu terjadi setelah iring-iringan militer Suriah memasuki daerah di kota itu, yang menurut pasukan keamanan internal milisi YPG Kurdi berada di bawah penguasaannya. “Mereka memasuki daerah kekuasaan kami dan menangkapi warga. Anggota patroli mengincar pasukan kami,” kata pasukan keamanan internal, yang dikenal sebagai Asayish, dalam pernyataan.

HARUS BACA :  Spanyol Berencana Tukar A-400M dengan KT-a dan T-50 Korea Selatan

Pasukan Kurdi mengatakan tujuh anggotanya serta 11 tentara Suriah tewas dalam bentrokan tersebut. Sumber pendukung pemerintah mengatakan kepada media milik negara bahwa sebuah tim patroli tentara telah diserang oleh pasukan Kurdi dalam perjalanan mereka menuju bandar udara. Media itu menyebutkan bahwa beberapa prajurit terbunuh.

HARUS BACA :  Swedia Tolak Ide Macron Soal Pembentukan Tentara Uni Eropa

Petempur YPG Kurdi, yang memelopori Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dukungan Amerika Serikat, menguasai sebagian besar wilayah kota sementara pasukan propemerintah mengendalikan bandara dan bagian pusat kota. Presiden Suriah Bashar al-Assad dikabarkan berpura-pura tidak memperhatikan kendali YPG atas kota-kota yang berpenduduk warga Kurdi sejak pemberontakan 2011.

HARUS BACA :  Jumpa F-15 dan F-35A di Jepang. Mana Unggul?

SDF telah melebarkan sayap, terutama di luar wilayah-wilayah Kurdi di utara, tempat pasukan tersebut berjuang untuk membentuk wilayah otonomi sejak konflik Suriah pecah. Wilayah kekuasaan mereka telah meluas ke Suriah Utara dan Timur, yang kaya akan tanah pertanian, minyak dan air.

Anggota senior YPG baru-baru ini melakukan pembicaraan dengan pejabat Suriah. Mereka berupaya mencari kesepakatan politik, yang akan mempertahankan otonomi mereka di Suriah.

HARUS BACA :  Pangdam Pattimura Juara Menembak Pistol Eksekutif
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Rudal Houthi Hancurkan Tank Abrams Arab Saudi