Prancis Jual 2 Mirage 2000 Bekas ke India

Militer.or.id – Prancis Jual 2 Mirage 2000 Bekas ke India.

Jet tempur Dassault Mirage 2000 Angkatan Udara India © US Air Forces via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Mencari untuk meningkatkan armada jet tempur Mirage 2000, India mendapatkan dua jet tempur bekas seharga € 2 juta per unit dari Perancis. Kedua jet tempur tersebut kemudian akan ditingkatkan ke standar tertinggi oleh HAL, seperti dilansir dari laman My Nation.

Prancis menawarkan pesawat bekas itu dengan harga € 2 juta per unit dan biaya angkut kedua pesawat tersebut ke India adalah € 1 juta. Jadi, totalnya adalah € 5 juta. India akan mendapatkan dua unit Dassault Mirage 2000 dengan 3.000 jam terbang lagi, kata sumber-sumber pemerintah.

HARUS BACA :  Koramil Mergangsan Perbaiki Rumah Warga Yang Tertimpa Pohon

Kedua pesawat juga akan menggunakan kit upgrade yang telah dipesan dalam kontrak upgrade Mirage 2000 dengan Prancis. India memiliki 51 unit armada Mirage namun jumlah itu telah turun menjadi 49 setelah dua pesawat musnah dalam kecelakaan pada tahun 2012-2013. Dua Mirage yang berasal dari Prancis itu akan membantu membuat kekuatan armada kembali menjadi 51 unit.

HARUS BACA :  Uji Coba Kendaraan Tempur Jenis Sanca Buatan PT. Pindad
HARUS BACA :  Nigeria Incar Jet Tempur MiG dan Yak-130

India juga akan mendapatkan armada 32 pesawat Jaguar, yang seharusnya digunakan sebagai suku cadang untuk mendukung armada jet tempur Jaguar yang ada saat ini di Angkatan Udara India (IAF).

Armada 100 unit jet tempur Jaguar IAF juga akan membantu dalam mempertahankan tingkat kekuatan dan melawan keterlambatan dalam pengadaan jet tempur generasi 4+ Rafale karena Kongres menghambat pengambilan keputusan.

HARUS BACA :  Prancis Mau Lestarikan Doktrin Nuklir, Tetapi Rusia Ingin Merevisi

Dassault Aviation sudah mengirimkan proposal pada Tender IAF untuk pengadaan 110 unit jet tempur dan juga telah menanggapi persyaratan Angkatan Laut India untuk 57 jet tempur Rafale berbasis kapal induk.

Jet tempur Rafale pertama saat ini akan melalui integrasi di Prancis dan para teknisi serta insinyur India saat ini sedang menjalani pelatihan di Prancis untuk melantik jet tersebut pada bulan September 2019.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Pindad Siapkan Eskavator Berukuran Besar untuk Palu

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Divif 2 Kostrad Pamerkan Alutsista Manpads RBS 70

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here