Jangkauan Drone Pernika Rusia Meningkat Menjadi 100 Km

Militer.or.id – Jangkauan Drone Pernika Rusia Meningkat Menjadi 100 Km.

Pesawat udara tanpa awak, ZALA 421-16E buatan Rusia © ZALA AERO

Militer.or.id – Sistem peperangan elektronik radio yang dipasang pada pesawat tak berawak yang disediakan untuk Angkatan Bersenjata Rusia mampu mengganggu sistem komunikasi musuh dalam jarak hingga 100 kilometer, seperti dilansir dari laman TASS.

Selama enam tahun terakhir, jangkauan sarana jamming elektronika telah meningkat 3,5 kali, tulis surakabar Departemen Pertahanan Rusia, Krasnaya Zvezda pada hari Selasa.

“Selama enam tahun terakhir telah diciptakan sebuah sistem yang seimbang dari sistem peperangan elektronika (pernika) yang menggabungkan komponen darat, udara dan laut. Sebagai contoh, pernika yang dilengkapi dengan sistem kontrol Krasukha yang mampu memberikan perlindungan yang dapat diandalkan untuk pasukan dan infrastruktur baik militer maupun sipil”, menurut Krasnaya Zvezda.

Melanjutkan bahwa dari sistem senjata pintar yang ada di rumah, dan sistem peperangan radio elektronika pada pesawat tak berawak (drone), mampu membungkam komunikasi radio musuh dalam jarak hingga 100 kilometer.

HARUS BACA :  7 Hari Latihan Militer ASEAN – China di Zhanjiang – Militer.or.id
HARUS BACA :  Israel Hancurkan Terowongan Gaza di Perbatasan Israel-Mesir

Surat kabar juga menunjukkan bahwa pasukan perang radio elektronika Rusia yang terdiri dari komponen-komponen darat, udara dan laut dibentuk atas dasar pengembangan pre-emptive dalam kaitannya dengan kekuatan pernika dari pasukan asing utama.

Pendekatan semacam ini memungkinkan untuk mempertahankan kendali pasukan dan persenjataan Rusia dan pada saat yang sama mengganggu kendali musuh terhadap unit militernya dilapangan.

HARUS BACA :  Australia's First P-8A Poseidon Touches Down

Secara keseluruhan, contoh terbaru dari sistem peperangan elektronika, termasuk yang di udara, mampu secara efektif menolak sistem kedirgantaraan dan navigasi maupun sistem komunikasi radio digital musuh, tulis artikel itu.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Panglima TNI Berharap Konflik AS – Korut Diselesaikan Secara Damai

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Australia's First P-8A Poseidon Touches Down