Ukraina Akuisisi UAV Tempur Buatan Turki

Pesawat terbang tanpa awak bersenjata, Bayraktar TB2 buatan Turki © Kemenhan Ukraina

Militer.or.id – Surat kabar Kementerian Pertahanan Ukraina, menegaskan kembali bahwa Ukraina telah mengakuisisi kendaraan tempur udara tanpa awak Bayraktar TB2 dari Turki.

Menurut rilis berita yang dikeluarkan oleh Kemenhan Ukraina, selama kunjungan resmi ke Presiden Ukraina Petro Poroshenko ke Turki tanggal 3-4 November, telah ditandatangani perjanjian untuk pembelian kendaraan tempur udara tak berawak (UAV) Bayraktar TB2 yang diproduksi oleh Baykar Makina.

HARUS BACA :  Modernisasi Alutsista Korps Artileri Medan

Perlu dicatat bahwa penandatanganan perjanjian tersebut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Ukraina Stepan Poltorak, wakil sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Ukraina Oleg Gladkovsky dan ketua UkroBoronProm (UBP) Pavlo Bukin.

Negosiasi pembelian kendaraan tempur udara tanpa awak ini berlangsung sekitar dua tahun.

Menurut perusahaan Baykar Makina, kendaraan udara tanpa awak Bayraktar adalah sistem Medium Altitude Long Endurance yang dikembangkan untuk misi pengintaian taktis dan pengawasan.

HARUS BACA :  US Donated ISR Aircraft to Help Patrol Vast PH Waters

Bayraktar TB2 adalah kendaraan tempur udara tanpa awak dapat membawa muatan hingga lebih dari 55 kg. Bayraktar dapat terbang hingga ketinggian 22.500 kaki dan terbang selama lebih dari 24 jam.

HARUS BACA :  Modernisasi Alutsista Korps Artileri Medan

Spesifikasi Bayraktar TB2:

  • Panjang: 6,5 meter
  • Lebar Sayap: 12 meter
  • Jangkauan: 150 km
  • Berat take-off maksimum: 560 kg
  • Berat muatan maksimum: > 50 kg
  • Kecepatan maksimum: 222 km/jam
  • Kecepatan jelajah: 130 km/jam
  • Layanan Ketinggian: 6.750 meter
HARUS BACA :  Senjata Israel Termasuk yang Diserahkan Teroris ke Tentara Suriah

Tahap Pengembangan purwarupa dimulai pada tahun 2007 berdasarkan model kompetisi. Bayraktar Tactical UAS dengan semua subsistemnya yang kritikal termasuk Flight Control, INS-GPS, sistem Automatic Take Off-Landing yang telah dikembangkan secara domestik menunjukkan taksi, lepas landas, penerbangan, pendaratan, fase parkir secara otomatis pada tahun 2009 dan terpilih sebagai pemenang program.

Tahap produksi akhir resmi dimulai pada tahun 2012.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Ka-52 Alligator, Helikopter Terkuat Rusia

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Presiden Duterte: Tak Ada Guna Beli F-16 AS

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here