Iran Ungkap Sistem Radar, Rudal Pertahanan Udara Baru

Sistem rudal pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Militer.or.id – Latihan pertahanan udara yang sedang berlangsung di sebagian besar Iran, telah sampai pada puncaknya dihari kedua ketika sistem pertahanan rudal domsetik dan radar 3-D terbaru diresmikan dan mulai beroperasi, seperti dilansir dari laman Tasnim News Agency.

Hari kedua latihan pertahanan udara ‘Velayat’ yang dimulai di Iran tengah, utara dan barat pada hari Selasa terlihat meluncurkan sistem pertahanan misil Mersad terbaru.

HARUS BACA :  AS Kirim 14 Unit F-22 ke Pangkalan Udara Kadena

Mersad adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah dengan kemampuan anti peperangan elektronika, menembakkan rudal baru untuk menembak jatuh pesawat musuh yang mengganggu dalam latihan tersebut.

Sistem rudal pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Peluncuran rudal dari sistem pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Peluncuran rudal dari sistem pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Sistem pertahanan udara Mersad biasanya dipasangkan dengan rudal Shalamcheh.

HARUS BACA :  Naik Tank Favorit Warga di Pesta Rakyat Marinir di Cilandak

Namun, dalam latihan Velayat kemarin, sistem pertahanan udara jarak menengah itu dilengkapi dengan rudal dan kendaraan pengangkut baru, sistem rudal buatan domestik dengan mobilitas yang ditingkatkan dan jangkauan yang diperpanjang.

Dalam perkembangan lain, Pasukan Dirgantara Garda Revolusi Islam (IRGC) membawa layanan radar tiga dimensi Basheer, yang digunakan untuk mendeteksi jet tempur.

Sistem radar militer Muttali-Al-Fajr buatan Iran © Tasnim News Agency

Sistem lain yang digunakan dalam latihan pada hari Selasa termasuk radar pemantauan militer “Muttali-al-Fajr”, sistem deteksi elektro-optik Ra’ad dan sistem radar pendeteksi rudal jelajah “Kavosh”.

HARUS BACA :  Latihan Lintas Medan Prajurit Denma Mako Kormar

Latihan ini melibatkan taktik untuk menggunakan sistem komando dan kontrol dalam mendeteksi, melacak dan mencegat target musuh, melakukan operasi pertahanan udara dalam kondisi peperangan elektronik, menggunakan sistem deteksi udara pasif termasuk pertahanan udara berbasis UAV dan drone serta latihan melawan rudal jelajah dan rudal anti radiasi.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here