Iran Ungkap Sistem Radar, Rudal Pertahanan Udara Baru

Sistem rudal pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Militer.or.id – Latihan pertahanan udara yang sedang berlangsung di sebagian besar Iran, telah sampai pada puncaknya dihari kedua ketika sistem pertahanan rudal domsetik dan radar 3-D terbaru diresmikan dan mulai beroperasi, seperti dilansir dari laman Tasnim News Agency.

Hari kedua latihan pertahanan udara ‘Velayat’ yang dimulai di Iran tengah, utara dan barat pada hari Selasa terlihat meluncurkan sistem pertahanan misil Mersad terbaru.

HARUS BACA :  USS Milwaukee Uji Tembak Rudal Longbow Hellfire

Mersad adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah dengan kemampuan anti peperangan elektronika, menembakkan rudal baru untuk menembak jatuh pesawat musuh yang mengganggu dalam latihan tersebut.

Sistem rudal pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Peluncuran rudal dari sistem pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Peluncuran rudal dari sistem pertahanan udara Mersad buatan Iran © Tasnim News Agency

Sistem pertahanan udara Mersad biasanya dipasangkan dengan rudal Shalamcheh.

HARUS BACA :  Upaya AS Mengintimidasi Rusia Tidak Berguna
HARUS BACA :  Perusahaan Israel Bebas Menjual Alutsista Non Rahasia – Militer.or.id

Namun, dalam latihan Velayat kemarin, sistem pertahanan udara jarak menengah itu dilengkapi dengan rudal dan kendaraan pengangkut baru, sistem rudal buatan domestik dengan mobilitas yang ditingkatkan dan jangkauan yang diperpanjang.

Dalam perkembangan lain, Pasukan Dirgantara Garda Revolusi Islam (IRGC) membawa layanan radar tiga dimensi Basheer, yang digunakan untuk mendeteksi jet tempur.

Sistem radar militer Muttali-Al-Fajr buatan Iran © Tasnim News Agency

Sistem lain yang digunakan dalam latihan pada hari Selasa termasuk radar pemantauan militer “Muttali-al-Fajr”, sistem deteksi elektro-optik Ra’ad dan sistem radar pendeteksi rudal jelajah “Kavosh”.

HARUS BACA :  Aegis SM-3 Gagal Intersep Rudal Saat Ujicoba

Latihan ini melibatkan taktik untuk menggunakan sistem komando dan kontrol dalam mendeteksi, melacak dan mencegat target musuh, melakukan operasi pertahanan udara dalam kondisi peperangan elektronik, menggunakan sistem deteksi udara pasif termasuk pertahanan udara berbasis UAV dan drone serta latihan melawan rudal jelajah dan rudal anti radiasi.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

HARUS BACA :  Kapal Perang Thailand HTMS Rattanakosin-441 Tiba di Surabaya
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  MV-22 AS Uji Pendaratan dan Lepas Landas di CVN 77

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here