Kendaraan tempur bersenjata lengkap QN-506 buatan China © Army Recognition

Militer.or.id – Di ajang China AirShow 2018, Perusahaan asal China Wuhan Guide Infrared menghadirkan konsep baru kendaraan tempur bersenjata lengkap berdasarkan sasis Tank Tempur Utama (MBT) Type 59 yang disebut QN-506, seperti dilansir dari laman Army Recognition pada hari Selasa.

Tank tempur utama (NBT) Type 59 adalah T-54A buatan Soviet yang diproduksi di bawah lisensi oleh China.

Sebanyak kurang lebih 10.000 unit tank Type 59 dalam berbagai versi telah dibuat oleh First Inner Mongolia Machinery Factory (kode PLA: 617 Factory) yang berlokasi di Baotou, Pedalaman Mongolia.

Tank Terminator buatan Rusia © Mikhail Voskresenskiy via Russia Beyond

Wuhan Guide Infrared telah menggunakan sasis MBT Type 59 untuk menciptakan konsep baru kendaraan tempur multi-senjata menggunakan senjata modern yang dipasang pada chassis beroda rantai yang menawarkan mobilitas dan daya gempur.

Turret asli dari MBT Type 59 telah dibuang lantas digantikan oleh menara modern baru yang dipersenjatai dengan senjata yang berbeda termasuk satu meriam otomatis 30 mm, satu senapan mesin koaksial 7.62 mm, empat peluncur rudal anti-tank, 20 peluncur untuk rudal multi-peran dan empat tabung peluncur untuk amunisi loitering. Meriam 30 mm di pasang pada bagian depan turret sementara peluncur rudal anti-tank beserta rudal multi-peran dipasang di setiap sisi turret.

Kendaraan tempur bersenjata lengkap QN-506 buatan China yang terlihat seperti Tank Terminator Rusia © Popular Mechanics

QN-506 mampu mencegat target darat dan udara menggunakan meriam 30 mm dengan jarak tembak efektif sejauh 2.000 m atau rudal dengan jarak tembak maksimum 4.000 m. Turret memiliki putaran 360° dan sudut elevasi maksimum 53°.

QN-506 dilengkapi turret yang dioperasikan dari jarak jauh yang juga dilengkapi dengan teknologi terbaru dari kendali tembak terkomputerisasi, laser penentu jangkauan, kamera siang/malam, pencitra termal dan pemandangan panorama.

Kendaraan tempur memiliki dua awak yang terletak di bagian depan lambung. Ada dua jendela anti peluru berukuran kecil yang bisa ditutup oleh pelat lapis baja dalam kondisi pertempuran.

QN-506 bahkan dilengkapi dengan sebuah drone yang dapat melakukan misi observasi pada jarak maksimum hingga 10 km.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here