Inggris Disebut Diam-Diam Kembangkan Drone Pembunuh

Taranis

Sebuah laporan yang bocor menyebutkan pemerintah Inggris ternyata diam-diam mengembangkan drone pembunuh. Padahal selama ini pemerintah selalu membuat pernyataan publik bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menciptakan kendaraan udara tak berawak dengan kemampuan serang.

Sebuah kelompok yang disebut Drone Wars, mempublikasikan survei yang disebut ‘Off the Leash: The Development of Autonomous Military Drones in the UK’.  Laporan itu mengklaim bahwa Britain’s Defence and Security Accelerator (DASA) secara khusus menyuntikkan uang ke dalam penciptaan drone Taranis, serta puluhan program penelitian serupa lainnya.

HARUS BACA :  Lockheed Terima Uang Muka Pembelian F-35 dari Pentagon

Dikembangkan oleh BAE Systems dan Kementerian Pertahanan Inggris, Taranis mampu terbang secara mandiri, merencanakan rute dan mencari target. Menurut laporan Drone Wars, sejauh ini proyek tersebut telah menelan biaya lebih dari US$259 juta,.

Peter Burt, penulis laporan, mengacu pada “bukti nyata” bahwa Kementerian Pertahanan Inggris secara aktif terlibat dalam pengembangan “teknologi pendukung dengan tujuan untuk menggunakannya dalam aplikasi militer.”

Dalam hal ini, Burt mengutip Taranis sebagai contoh drone dengan kemampuan otonom canggih yang akan sangat mungkin untuk dijadikan sebagai drone pembunuh.

HARUS BACA :  Setara Dana Kelaparan Dunia 200 Tahun, Biaya War on Teror AS akan Capai Rp88.668 Triliun
HARUS BACA :  Pesawat Tempur Hawk 100/200 Merapat ke Lanud Sam Ratulangi

“Pemerintah harus mendukung inisiatif internasional untuk mencegah pengembangan dan penggunaan senjata yang sepenuhnya otonom, dan harus menyelidiki potensi besar kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi area konflik potensial dan mencegah perang sebelum mereka mulai,” Brunt menggarisbawahi.

The Independent mengutip juru bicara Departemen Pertahanan tanpa nama menolak laporan tentang rencana pemerintah Inggris untuk menciptakan sistem persenjataan yang akan beroperasi tanpa manusia.

Juru bicara itu menunjukkan bahwa senjata Kementerian Pertahanan akan “selalu berada di bawah kendali manusia sebagai jaminan mutlak atas pengawasan, otoritas, dan akuntabilitas.”

HARUS BACA :  Pesawat Mata-Mata Amerika Terus Intai Pangkalan Udara Rusia di Suriah

Pekan lalu, The Times melaporkan bahwa selama latihan militer Saif Sareea-3, yang ditutup pada tanggal 3 November, militer Inggris untuk pertama kalinya terlibat dalam wargames di mana ia mempraktikkan negara-negara pertempuran dengan angkatan bersenjata yang lebih kuat, termasuk Rusia, menggunakan pesawat terbang tanpa awak atau drone.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

HARUS BACA :  Bukan Amerika atau Rusia, Inilah Titik Paling Berbahaya Terjadinya Kiamat Nuklir

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Kazakhstan Tawarkan Pengalaman Pemindahan Ibu Kota Negara

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here