Filipina dan Brunei Menyatakan Minatnya untuk Membeli Medium Tank Harimau

Indo Defence 2018 merupakan kesempatan emas bagi PT Pindad – FNSS untuk melakukan demonstrasi dan mengiklankan Medium Tank Harimau/ Kaplan mereka.

Harimau adalah nama Indonesia, sementara Kaplan MT Modern Medium Weight Tank (MMWT) untuk Turki.

Dilansir dari laman Army Recognition (15/ 11), Perwakilan FNSS mengatakan bahwa Bangladesh, Filipina, dan Brunei telah menyatakan minatnya untuk membeli tank, kedua negara terakhir itu masing-masing mendapat 40 hingga 50.

FNSS dan PT Pindad meluncurkan pengembangan proyek Modern Medium Weight Tank (MMWT) yang disebut Kaplan MT (Medium Tank) untuk menanggapi permintaan tentara Indonesia.

HARUS BACA :  MINDEF Signs Contract for Next Generation Armoured Fighting Vehicle

Kendaraan sepenuhnya mampu beroperasi dalam berbagai ketinggian, kelembaban dan skala suhu -18 ° C / + 55 ° C.

Pengembangan bersama mencakup sistem pertahanan balistik dan ranjau canggih.

HARUS BACA :  Yonif PR 502 Kostrad Latihan Menembak Mortir

Kemampuan penembakan yang presisi tank generasi baru ini diperlukan untuk letalitas dengan mobilitas taktis dan strategis yang luar biasa.

Turki dan Indonesia memulai proyek untuk mengembangkan MMWT pada tahun 2014. FNSS dan PT Pindad adalah kontraktor utama proyek, yang hak kekayaan intelektualnya dimiliki oleh kedua negara.

HARUS BACA :  Lanud Supadio Selalu Siap Mempertahankan Keamanan Perbatasan

Joint Development Medium Weight Tank FNSS – PT Pindad menghasilan platform berteknologi canggih dan modern dengan senjata yang unggul, didukung dengan manajemen medan perang dan sistem peringatan laser, memberikan kesadaran taktis kepada komandan.

Konsep desain MMWT telah selesai dan diperkenalkan selama Indo Defence 2016.

Prototipe pertama Kaplan/ Harimau diresmikan pada Mei 2017 selama IDEF, Pameran Industri Pertahanan Internasional di Turki.

Pada bulan Agustus 2018, PT Pindad mengumumkan uji penembakan akhir untuk mengendalikan semua fungsi sistem turret CT-CV 105-mm, yang dirancang dan dikembangkan oleh Perusahaan Belgia, CMI Defense.

HARUS BACA :  ISIS Tewaskan dan Lukai 32 Petempur SDF Dukungan AS
HARUS BACA :  Satuan Udara Koarmada II Resmi Dibentuk

PT Pindad telah menyelesaikan uji coba Harimau dan sekarang dalam proses mencapai sertifikasi tank, yang diharapkan sebelum akhir 2018.

Menurut PT Pindad, tentara Indonesia memiliki kebutuhan 400 unit tank Harimau.

Photo: Harimau medium tank demonstrated at Indo Defence 2018 (Army Recognition)

Editor: ()

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here