Jepang Pesan Radar E-2D Hawkeye Northrop Grumman

E-2D Hawkeye yang ditugaskan ke Tiger Tails of Carrier Airborne Early Warning Squadron (VAW) 125 terbang di atas Naval Station Norfolk. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 2nd Class Ernest R. Scott/Released via wikimedia commons)

Pemerintah Jepang memberikan kontrak kepada Northrop Grumman Systems sebesar 32.7 juta USD untuk suku cadang dan peralatan pesawat radar E-2D Jepang.

HARUS BACA :  Rusia Akan Pasok S-400 ke Qatar Meski Ditolak Saudi

Modifikasi kontrak jatuh di bawah Penjualan Militer Asing (FMS) dengan pekerjaan yang diharapkan akan selesai pada Agustus 2022. Kontrak ini termasuk dalam penjualan sembilan pesawat peringatan dini E-2D yang disetujui ke Jepang di bawah kesepakatan senilai lebih dari 3,1 miliar USD.

E-2D Advanced Hawkeye merupakan varian terbaru dari radar darat dan radar berbasis operator serta pesawat komando dan kontrol. Radar ini dirancang untuk menyediakan jangkauan sensor radar dan mengkoordinasikan pesawat lain dalam jarak jauh.

HARUS BACA :  Militer Filipina Pertimbangkan Akusisi Tank Medium
HARUS BACA :  Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Perbaiki Saluran Air Milik Warga

Alat ini memiliki radar jarak jauh 360 derajat yang efektif di laut lepas, garis pantai, dan operasi darat. Radar ini dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan mengidentifikasi target udara dan permukaan, memberikan identifikasi Friend atau Foe, dan memiliki sistem peperangan dan pengawasan elektronik.

Hal ini mampu mengkoordinasikan beberapa serangan, dukungan udara, pengintaian, dan misi lainnya saat mengirimkan data kembali ke operator grup pertempuran menggunakan jaringan data-link. Hawkeye telah digunakan dengan peningkatan sejak 1964 dan melengkapi pesawat E-3 AWACS yang lebih besar yang digunakan oleh Angkatan Udara AS dan sekutu untuk kemampuan radar udara jarak jauh.

HARUS BACA :  Irak Ancam Lanjutkan Operasi Militer Melawan Kurdi

Sumber: UPI

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Waasops Kasal Tinjau Proyek Alutsista PT PAL

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Excalibur Army Ceko Tawarkan Modernisasi Tank T-72 Scarab