Turki Dorong Kerja Sama dengan Indonesia Lewat UAV Anka

Model UAV Anka di Indo Defence 2018

Jakartagreater – Turki Aerospace Industries (TAI) telah melewati satu lagi ambang batas yang signifikan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan Indonesia akan kendaraan udara tak berawak yang dikendalikan oleh satelit, mid-altitude dan long-endurance (UAVs).

Perusahaan telah membuat penawaran untuk dua sistem yang terdiri dari 6 kendaraan udara yang akan disediakan untuk TNI AU. Berkat fitur luar biasa dari TAI Anka UAV dalam hal teknik, partisipasi industri dan biaya, raksasa pertahanan itu masuk dalam daftar pendek yang terdiri dari dua perusahaan yang dipilih dari antara empat pesaing.

HARUS BACA :  Armada Rafale Qatar Akan Dilengkapi Sniper Pod

Departemen Pertahanan Indonesia memulai proses pengadaan internasional pada 28 Juni untuk mendapatkan sistem UAV. TAI mengajukan penawaran pada 24 Agustus 2018, dirilis Dailysabah.com, 18-11-2018.

Model UAV Anka di Indo Defence 2018

TAI mengikuti “Hari Industri” di Jakarta pada 14 Agustus. Pada acara tersebut, desain, produksi dan kemampuan integrator utama yang dilakukan perusahaan di banyak platform berbeda ditransfer ke perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan Indonesia, dan negosiasi komprehensif diadakan dengan mereka untuk mencapai kerja sama industri yang ditargetkan.

HARUS BACA :  Enam “SHERPA 2” Perkuat Indobatt
HARUS BACA :  AS dan Korsel Sepakat Revisi Perjanjian Rudal

Pada Pameran Pertahanan Indo Defence 2018, yang diselenggarakan dari 7  hingga 10 November 2018 di Jakarta, Anka berukuran nyata dipamerkan di antara sistem yang berpartisipasi dalam tender – yang oleh otoritas Indonesia ditafsirkan sebagai indikator yang sangat jelas dari kerja sama yang diinginkan dan pentingnya dikaitkan dengan tender.

Model utuh UAV Anka di Indo Defence 2018

Ada kemungkinan bahwa potensi kerjasama untuk berkembang di bidang kedirgantaraan, terutama UAV, di bawah kepemimpinan Anka di Indonesia, mungkin juga tercermin pada proyek-proyek lain di periode mendatang.

HARUS BACA :  Yonarmed 1 Kostrad Pamerkan Alutsista MLRS II MK 6 Astros

Ini dianggap sebagai model bisnis yang positif, berjangka panjang, dan saling menguntungkan oleh para pengambil keputusan Indonesia yang ingin mengurangi ketergantungan mereka pada pasar luar negeri dan menarik pasar global dengan mengembangkan industri mereka sendiri.

ANKA, kelas UAV Ketinggian Menengah Panjang (MALE) tingkat lanjut, melakukan operasi siang dan malam, pengintaian semua cuaca, deteksi target / identifikasi dan misi intelijen, yang menampilkan kemampuan penerbangan otonom termasuk lepas landas dan pendaratan otomatis.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Kim Jong Un Periksa Komando Pasukan Strategis

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here