Iran Membantah Telah Memata-matai Militer Jerman, militer.or.id – Dalam hal ini Iran dengan keras menolak atas laporan media Jerman terkai pernyataan tentang mereka menyewa warga negara berkebangsaan Jerman-Afghanistan untuk memata-matai militer Jerman. Teheran menjelaskan bahwa klaim itu merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk merusak hubungan baik antara Teheran dan Eropa.

Diungkap oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi bahwa tidak ada hubungan apa pun antara orang tersebut dengan Iran. Dia juga menyebut bahwa klaim seperti itu sama sekali tidak mengejutkan, sebab semua upaya untuk mengganggu hubungan Teheran dengan Eropa setelah Amerika Serikat (AS) keluar dari kesepakatan nuklir.

“Kami tidak terkejut dengan berita ini yang muncul di tengah tuduhan keamanan yang tidak adil yang diajukan oleh mereka yang berusaha untuk menyabotase hubungan antara Iran dan Eropa pada tahap penting dan sensitif ini,” kata Qassemi, seperti dilansir PressTV pada Minggu (20/1/2019).

Beberapa hari setelah laporan, muncul reaksi tidak dikonfirmasikan di media Jerman yang menyebut bahwa seorang warga negara berkebangsaan Afghanistan-Jerman berusia 50 tahun yang bekerja untuk militer Jerman telah ditangkap dengan tuduhan mentransfer data militer sensitif ke Teheran. Disebut oleh Kantor Kejaksaan Federal Jerman, Hari Selama Abdul Hamid S telah ditahan guna menjalani pemeriksaan.

Pihak Kementerian Pertahanan Jerman sendiri tidak mengkonfirmasi akan laporan tersebut. Meski begitu, mereka menyebut mengetahui kasus spionase yang melibatkan seorang anggota militer.

Demikian kabar militer terbaru dunia yang bisa militer.or.id laporkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here