Perjanjian Nuklir AS Dan Rusia Terancam Bubar

Perjanjian Nuklir AS Dan Rusia Terancam Bubar, militer.or.id – Intermediate-range Nuclear Forces Treaty (INF) terancam bubar dikarenakan kedua negara belum mencapai kesepakatan setelah AS menentukan tenggat 60 hari supaya Rusia mematuhi INF pada 4 Desember 2018 lalu. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov telah melakukan perbincangan dengan wakil Menteri AS, Andrea Thompson, guna kontrol senjata dan keamanan Internasional di Beijing, China Kami (21/1/2019). Mereka bertemu di sela-sela pertemuan puncak lima kekuatan nuklir dunia.

HARUS BACA :  Israel Lancarkan Serangan Militer Terhadap Pasukan Iran Di Suriah

Pertemuan antara Ryavkov dan Thompson memang sengaja dilakukan untuk mempertahankan perjanjian INF memberikan hasil yang negatif. Pasalnya Ryabkov menilai bahwa AS memang tidak lagi ingin berada pada ketetapan perjanjian tersebut.

“AS memberlakukan periode 60 hari di mana kami harus memenuhi ultimatum mereka. Saya menyimpulkan AS tidak mengharapkan keputusan apa pun dan semua ini adalah permainan yang dibuat untuk menutupi keputusan domestik mereka menarik diri dari perjanjian INF,” ucap Ryabkov, seperti dikutip dari laman Sputnik.

Diutarakannya pernyataan itu, menurut Ryabkov, AS menolak tuntutan Rusia terkait sistem peluncuran rudal vertikal MK-41, yang telah dianggap Moskow melanggar ketentuan INF. “Tidak ada reaksi apa pun terhadap tuntutan kami terkait sistem peluncuran US MK-41 yang sudah dikerahkan ke Rumania dan akan dikerahkan ke Polandia sebagai bagian dari kompleks Aegis Ashore,” tambahnya.

HARUS BACA :  Israel Mengklaim Telah Sukses Uji Coba Sistem Anti-Rudal Balistik
HARUS BACA :  Upaya Kudeta Gagal Di Gabon Mendapat Kecaman Prancis

Sebaliknya AS menuding Rusia telah melanggar perjanjian INF dengan memiliki rudal 9M729, dalam hal ini Moskow menyangkal tuduhan tersebut. Sikap AS ini sangat disesalkan oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. “Logika semua pendekatan AS yang disuarakan kemarin hanya itu, ‘Anda melanggar perjanjian, kami tidak melanggar, oleh karena itu Anda, Rusia, wajib melakukan apa yang kami minta dari Anda dan kami tidak harus melakukan apa pun,” pungkasnya.

HARUS BACA :  Iran Membantah Telah Memata-matai Militer Jerman

Demikianlah Kabar Berita Militer Terbaru yang bisa militer.or.id simpulkan.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Israel Lancarkan Serangan Militer Terhadap Pasukan Iran Di Suriah

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Iran Merasa Tidak Sabar Ingin Memulai Perang Dengan Israel