MILITER.OR.ID, BERLIN – Kanselir Jerman Menilai Penarikan Pasukan Akan Perkuat Pengaruh Rusia Di Suriah. Angela Merkel, selaku kanselir Jerman memperingatkan bahwa rencana AS untuk segera menarik tentaranya keluar dari Suriah beresiko membiarkan Rusia dan Iran meningkatkan peran mereka di kawasan tersebut. Komentar itu muncul saat rencana Amerika Serikat (AS) akan menarik mundur pasukannya setelah menang melawan pasukan ISIS.

Pada saat ini ISIS hanya menguasai sebidang tanah kecil di timur laut Suriah. Dan kekalahan dari ISIS ini dinilai akan segera terjadi. Jika dinilai ISIS sudah kalah, maka pasukan AS akan segera ditarik kembali ke negaranya. Akan tetapi, disaat yang sama AS sedang berjuang untuk meyakinkan sekutu mereka untuk tetap berada di Suriah. Oleh karena itu Merkel memperingatkan mengenai resiko meninggalkan kekosongan di wilayah tersebut.

“Apakah itu ide yang baik bagi Amerika untuk secara tiba-tiba dan cepat menarik diri dari Suriah? Atau akankah sekali lagi memperkuat kapasitas Iran dan Rusia untuk mengerahkan pengaruh mereka,” kata Merkel pada Konferensi Keamanan Munich, seperti dikutip Arab News pada Minggu (17/2/2019).

Keterangan serupa juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian. Dalam hal ini dia menyampaikan bahwa AS hanya akan menciptakan kekosongan di wilayah Suriah. Kondisi ini akan sangat menguntungkan bagi musuhnya Iran dan menyebut bahwa pendekatan tersebut sebagai sebuah misteri.

Demikian laporan Berita Militer Dunia yang bisa militer.or.id sampaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here