AS dan Korsel Sepakat Revisi Perjanjian Rudal

Militer.or.id – AS dan Korsel Sepakat Revisi Perjanjian Rudal.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) saat bertemu Presiden Korea Selatan Moo Jae-in. REUTERS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) saat bertemu Presiden Korea Selatan Moo Jae-in. (REUTERS)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in sepakat untuk merevisi sebuah perjanjian gabungan yang membatasi pengembangan peluru kendali (rudal) balistik Seoul. Revisi perjanjian itu dibutuhkan untuk menghadapi ancaman rudal dan nuklir Korea Utara (Korut).

Trump juga memberikan persetujuan konseptual kepada Seoul untuk pembelian perangkat keras militer Washington senilai miliaran dolar AS.

HARUS BACA :  Praktek Kerja SMK Penerbangan di Skatek 021 Lanud Halim Perdanakusuma

Dalam revisi perjanjian, Korsel ingin meningkatkan muatan rudal guna menjamin penguatan pertahanannya dari ancaman Pyongyang yang sedang mengejar program senjata rudal dan nuklir.

”Kedua pemimpin tersebut menyetujui prinsip revisi pedoman rudal ke tingkat yang diinginkan oleh Korea Selatan, dengan menyatakan bahwa perlu untuk memperkuat kemampuan pertahanan Korea Selatan dalam menanggapi provokasi dan ancaman Korea Utara,” kata pihak Gedung Biru atau Kantor Presiden Korea Selatan, yang dilansir Reuters, Sabtu (2/9/2017).

HARUS BACA :  Praktek Kerja SMK Penerbangan di Skatek 021 Lanud Halim Perdanakusuma

Korea Utara yang miskin dan Korea Selatan yang kaya secara teknis masih berperang karena konflik 1950-1953 kedua Korea itu berakhir dengan sebuah gencatan senjata, bukan sebuah perjanjian damai. Pyongyang secara teratur terus mengancam akan menghancurkan Korea Selatan dan sekutu utamanya, AS.

HARUS BACA :  Aplikasi Soyus Wargaming di Latihan Posko Angkasa Yudha – Militer.or.id

Di bawah perjanjian pengembangan rudal yang direvisi tahun 2012 oleh AS dan Korea Selatan, pengembangan rudal balistik Korea Selatan terbatas pada jarak tempuh 800 km (500 mil) dan bermuatan 500 kg (1.100 pon). Kini, Seoul ingin merevisi kesepakatan untuk meningkatkan muatan rudalnya.

Gedung Putih juga mengonfirmasi kesepakatan revisi perjanjian rudal kedua negara. Menurut Gedung Putih, kedua pemimpin berjanji untuk terus menerapkan tekanan diplomatik dan ekonomi yang kuat terhadap Korea Utara dan membuat persiapan yang diperlukan untuk mempertahankan diri dari ancaman rezim Kim Jong-un tersebut.

HARUS BACA :  Pasukan Garuda Misi PBB Membanggakan
HARUS BACA :  Su-35 Benarkah Fighter "Stealth Killer" ?

Gedung Putih tidak merinci detail kesepakatan bilateral kedua negara, terutama soal pelonggaran Seoul membeli perangkat keras militer Pentagon.

“Trump memberikan persetujuan konseptualnya atas pembelian perangkat militer Amerika yang direncanakan oleh Korea Selatan senilai miliaran dolar,” kata pihak Gedung Putih.

Sumber : Sindonews

Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here