Duterte Ajak Indonesia-Malaysia Bentuk Pasukan Khusus

Militer.or.id – Duterte Ajak Indonesia-Malaysia Bentuk Pasukan Khusus.

Presiden Duterte memeriksa senjata kiriman China, 28/6/2017 (Anthony Enriquez / Philippine Army)

Jakarta – Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI I Wayan Midhio mengatakan tawaran Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk membuat pasukan khusus melawan ISIS masih perlu dibahas bersama dengan sejumlah kementerian.

“Kalau ada konsep demikian, ya kami bicarakan dulu di Kemenhan dan Kemenko Polhukam. Tawaran ini akan digodok di sana,” ujar Midhio di Kantor Kemenhan, Jakarta, Rabu, 6/9/2017.

HARUS BACA :  Upaya AS Mengintimidasi Rusia Tidak Berguna

Sebelumnya Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan rencananya untuk bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, untuk menawarkan rencana pembentukan pasukan khusus bersama yang ditujukan untuk melawan para anggota gerakan militan ISIS sebagaimana dilansir Reuters, Senin (4/9/2017).

HARUS BACA :  Upaya AS Mengintimidasi Rusia Tidak Berguna

Duterte juga menyatakan kesediaannya membuka perbatasan negaranya bagi pasukan Malaysia serta Indonesia untuk ikut memerangi ISIS.

HARUS BACA :  China Menerima Resimen Sistem S-400 Pertama

Terkait dengan rencana itu Letjen TNI I Wayan Midhio menjelaskan sebenarnya Kementerian Pertahanan ketiga negara sudah melakukan kolaborasi untuk mengatasi ancaman ISIS, berupa patroli bersama.

Namun, dengan rencana baru ini, Letjen TNI I Wayan Midhio menekankan bahwa kelak penting bagi pemerintah ketiga negara untuk merinci konsep pembukaan perbatasan yang ditawarkan pimpinan Filipina itu.

“Yang penting prosedur pemanfaatan perbatasan itu harus ditetapkan bersama. Kalau kita masuk bagaimana? Lalu mereka ke sini bagaimana? ini juga ada masalah kedaulatan.

HARUS BACA :  TNI AU Jalin Kerja Sama dengan PT Kereta Api Indonesia
HARUS BACA :  Drone yang Ditemukan di Pantai Ternyata Target Uji Coba Rudal Starstreak

Jadi Kementerian Pertahanan menyikapi dengan bijak apapun kerja sama itu, tetapi mekanismenya yang perlu kita bahas bersama. Nanti untuk operasi khususnya, kita lihat saja perkembangan berikutnya,” Letjen TNI I Wayan Midhio. (Antara).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Training S-400, Turki Siapkan 100 Personel Militer – Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here