India Pesan Lebih Banyak Helikopter Dhruv

Militer.or.id – India Pesan Lebih Banyak Helikopter Dhruv.

Angkatan Darat dan Angkatan Laut India akhirnya memesan 41 helikopter serang medium HAL Dhruv dengan kontrak senilai US$ 976 juta.

Dirancang oleh HAL sebagai helikopter medium serbaguna. Selain berfungsi sebagai helikopter transport, Dhruv juga dilengkapi persenjataan serang darat yang cukup memadai.

Program Advanced Light Helicopter (ALH) Dhruv diluncurkan pada tahun 1984 namun berjalan dengan sangat lambat karena berbagai kesulitan teknis. Selain karena embargo (akibat program nuklir) berbagai kesulitan transfer teknologi dialami selama beberapa tahun.

HARUS BACA :  Jadwal Kirim MiG-35 Pesanan VKS Mungkin Dipercepat

Prototipe pertama hanya terbang pada tahun 1992 berkat bantuan produsen mesin Turbomeca dari Perancis. Butuh waktu hampir sepuluh tahun bagi HAL untuk menyelesaikan sebuah helikopter baru yang pertama kali mulai beroperasi pada tahun 2002 di unit penjaga pantai, dan kemudian secara bertahap mulai bergabung dengan berbagai unit tentara India.

Heli Druv bisa mengangkut 12 personel pasukan militer, selain itu juga dilengkapi berbagai persenjataan yang bisa disesuaikan dengan misinya.

HARUS BACA :  Arab Saudi Membahas Pembelian Iron Dome Israel
HARUS BACA :  Letda Inf Herlansyah Terbaik Pada Lomba Tembak AASAM 2018

Helikopter Dhruv varian Angkatan Laut

Selain senjata standar kanon kaliber 20 mm, heli dapat menggotong 8 rudal anti tank atau pod roket anti tank/personel, atau bisa dikombinasi 4 rudal anti tank dan 4 rudal udara ke udara. Untuk varian Angkatan Laut bisa dikombinasikan dengan torpedo atau rudal anti kapal.

Selain itu heli Dhruv dilengkapi radar dan detector rudal, jammer inframerah, chaff dan flare dispenser untuk pertahanan diri.

HARUS BACA :  Rusia Kembangkan Heavy Flame-Thrower Generasi Baru

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kacau, Upah Bongkar USS Enterprise Lebih Dari $ 1 Miliar