Pemerintah Kaji Kecepatan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Militer.or.id – Pemerintah Kaji Kecepatan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya.

ilustrasi : Kereta Cepat Shinkansen, Jepang (Scfema / commons.wikimedia.org)

Jakarta – Pemerintah masih terus mengkaji proyek kereta Jakarta-Surabaya, termasuk mengenai kecepatan, rute, dan rencana pembangunannya sebagai bagian dari revitalisasi jalur kereta Jakarta-Surabaya.

Menurut Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Afternoon Tea di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu, 13/9/2017, pemerintah sedang mempertimbangkan faktor biaya untuk menentukan rencana proyek tersebut.

HARUS BACA :  Latihan Proses Pengambilan Keputusan Militer di Kodiklatal

“Kemarin saya baru bicara dengan Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi). Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah melakukan studi dengan JICA dan PT KAI. Sekarang kita lihat masalah ‘cost’ (biaya) saja,” ujar Luhut.

Luhut menjelaskan pemerintah masih terus mengkaji dua opsi kecepatan kereta, yakni antara 160 km/jam seperti rencana awal atau 200 km/jam serta pilihan jalur eksisting atau baru.

Dengan kecepatan kereta 160 km/jam menggunakan jalur eksisting, pemerintah harus membangun hampir 1.000 “underpass” untuk mengatasi perlintasan sebidang di sepanjang jalur Jakarta-Surabaya. Sementara itu, jika kereta nantinya menggunakan kecepatan 200 km/jam dengan jalur baru, biayanya dapat menghabiskan hampir Rp 170 triliun.

HARUS BACA :  Demonstrasi Meriam Ganda Oerlikon untuk Militer Thailand
HARUS BACA :  Penarikan AS dari INF, Lebih Berbahaya dari Krisis Rudal Kuba – Pakar – Militer.or.id

“Mungkin kita akan kembali ke skenario awal, yaitu rute yang ada sekarang, tinggal kita perbaiki ‘underpass’ atau ‘flyover’-nya. Kecepatannya memang 160 km/jam karena lebar rel ini memang tidak bisa untuk dilalui kereta kecepatan 200 km/jam,” katanya.

Menko Bidang Kemaritiman menambahkan, pertimbangan lainnya adalah keseimbangan pemerataan pembangunan antara Jawa dan wilayah luar Jawa. Dia mengatakan ada kekhawatiran jika pembangunan kereta Jakarta-Surabaya yang terlalu mahal akan memperlebar jurang antara wilayah Jawa dan luar Jawa.

HARUS BACA :  Polri Minta KKB di Mimika Izinkan Warga Terima Bantuan

Terus terang belum diputuskan mengenai hal ini. Mungkin besok kami akan rapat dengan Menteri Perhubungan, setelah itu kami akan laporkan pilihannya kepada Presiden,” ujar Luhut Pandjaitan. (Antara).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here