Militer.or.id – Kombinasi Turret Cockerill 105mm, Drone dan Rudal Falarick.

Tank Medium Kaplan MT dengan turret Cockeril Canon 105mm (FNSS)

Tank medium hasil kerjasama PT PIndad dan FNSS Turki, rencananya akan dipasang turret Cockerill Systems dengan canon 105mm. Salah satu dari IFV Pandur II 8×8 TNI AD yang telah datang di PIndad juga telah dipasang dengan meriam Cockerill 105mm.

Tank Pandur II dengan turret Cockerill canon 105mm (photo : pr1v4t33r / Defence.pk – Indonesia Defence Forum)

Lalu apa sebenarnya keistimewaan meriam Cockerill 105mm ini ?.

Tank Kaplan MT yang dibangun FNSS dan Pindad akan dilengkapi turret CMI Cockerill 3105 yang mengintegrasikan kanon tekanan tinggi Cockerill 105mm dengan autoloader canggih untuk memberikan fire power yang tinggi dengan bobot  tank yang ringan.

Sistem turret ini dirancang untuk memberikan spektrum kemampuan operasional yang  luas.

Dengan kemampuan penembakan hingga + 42 derajat, kanon bisa melakukan penembakan di medan pertempuran yang rumit. Kanon dapat menembakkan amunisi HE dengan mode non-direct-hit atau tembak lengkung untuk jarak 10km.

Kordinat dari titik tembakan akan disuplai lewat drone yang telah memiliki sistem interface dengan tank yang ada di darat.

Perhatikan video di bawah ini :

Tank ini juga bisa menghantam lapis baja kelas berat, karena kanonnya bisa difungsikan sebagai Gun Launched Anti Tank Guided Missile (GLATGM), untuk melepaskan Rudal Terpandu Anti Tank Falarick, tandem hollow-charge, dimana hulu ledak kedua akan meledak setelah menembus lapisan armor.

Kanon tekanan tinggi Cockerill 105mm dapat menembakkan semua jenis amunisi 105mm standar NATO.

Dengan adanya sistem interface antara turret 105mm Cockeril dengan drone, membuat kru yang ada di tank atau kendaraan tempur infanteri, dapat melihat situasi di medan operasi secara langsung, baik siang dan malam, lewat gambar yang difilmkan oleh pesawat tak berawak tersebut, sekaligus untuk mendapatkan kordinat sasaran.

Rudal Rudal Falarick 105mm -tandem hollow-charge, armour penetration behind ERA, mm (luch.kiev.ua)

Tim yang ada di tank juga bisa membimbing dan mengontrol drone dengan jemari mereka dengan menyentuh layar kaca. Video yang ditampilkan dapat diputar ulang. Karena dapat melihat medan operasional secara real time lewat drone tersebut, menyebabkan kru di kendaraan tempur memiliki area tindakan yang luas, meningkatkan efisiensi dan mengembangkan perlindungan, untuk mereka dan sistemnya.

Cockerill tidak hanya memiliki turret canon 105mm, melainkan juga : 25mm, 30mm, 35mm, 40mm, 90mm LP, dan MP turret.

Jangan lupa isi form komentar di bawah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here