China Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terealisasi 2019

Militer.or.id – China Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terealisasi 2019.

ilustrasi : Kereta Cepat Beijing – Shanghai, China. (MNXANL)

Beijing – China Railway Group Limited (CREC) mengaku yakin pembangunan proyek infrastruktur kereta cepat Jakarta-Bandung akan selesai sesuai jadwal pada akhir 2019, meskipun hingga kini masih berada pada tahap pembebasan lahan.

“Proyeknya terus berjalan sesuai jadwal dan sesuai harapan pemerintah kedua negara. Tahun ini kami memang fokus pada pembebasan lahan sebagai tahap persiapan konstruksi,” ujar Direktur Departemen Bisnis Asia CREC Li Jianping saat menerima kunjungan wartawan dari negara-negara ASEAN di Beijing, Jumat (22/9/2017).

HARUS BACA :  Rusia Akan Selesaikan Uji MiG-35 Tahun 2019

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong badan usaha milik negara di Indonesia dan China yang tergabung dalam konsorsium PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) agar segera menuntaskan hambatan pembebasan lahan agar pembangunan proyek senilai 6,07 miliar dolar AS itu dapat segera terlaksana.

“Pembebasan lahan itu masalah pokok, tinggal masalah berapa kilometer sehingga itu bisa dimulai,” kata Wapres akhir Agustus lalu.

HARUS BACA :  Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Sambut Tour De Moluccas
HARUS BACA :  FTC-2000G China Telah Selesaikan Penerbangan Perdana – Militer.or.id

Sementara menurut Jianping, pemerintah Indonesia pun telah berperan lebih aktif untuk menyelesaikan isu yang kerap menjadi hambatan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

“Semua berjalan lancar, kami telah melakukan banyak negosiasi dengan beragam detail yang didiskusikan baik pada level pemerintah maupun investor,” katanya.

Selain proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, CREC juga sedang menjajaki dua proyek pembangunan infrastuktur kereta api untuk menghubungkan area tambang batu bara dan pelabuhan.

Kerja sama bisnis untuk dua proyek yang berada di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan itu masih menginjak tahap negosiasi meskipun inisiatifnya telah dimulai sekitar enam hingga delapan tahun lalu.

HARUS BACA :  Kapal di Bawah 10 GT Bebas Izin Melaut

“Kendalanya terletak pada data volume reserve perusahaan tambang yang belum siap diperiksa oleh auditor. Kami perlu memastikan hal itu sebelum melanjutkan ke proses penentuan model bisnis,” ujar Jianping.

Perusahaan yang memperoleh peringkat 57 versi Fortune Global 500 pada 2016 itu, juga membidik bisnis real estate di Indonesia dengan rencana pembangunan hunian bertingkat di kawasan Jakarta Selatan. (Antara).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  KRI Bima Suci dan Taruna AAL Tiba di Korsel

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Uji Coba Nuklir Korea Utara Ganggu Perdamaian

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here