500 Pucuk Pistol untuk Pendidikan Intelijen

0
502

Militer.or.id – 500 Pucuk Pistol untuk Pendidikan Intelijen.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto (Kemenko Polhukam RI)

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, menyatakan bahwa pengadaan 500 pucuk senjata laras pendek yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara akan digunakan untuk pendidikan intelijen.

“Ini untuk pendidikan intelijen, dan dilakukan oleh lembaga resmi institusi Pemerintah,” ujar Menko Wiranto sewaktu memberikan keterangan pers pada Minggu 24-9-2017 di kantornya di Jakarta.

HARUS BACA :  Vietnam Pernah Ingin Miliki Mirage 2000

Menko Wiranto menjelaskan sebanyak 500 pucuk senjata tersebut tidak diimpor dari luar negeri, melainkan dipesan dari PT Pindad. Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pernyataan terkait adanya impor 5.000 pucuk senjata secara ilegal.

HARUS BACA :  Angkatan Darat India Masih Belum Yakin dengan Rudal Anti Tank NAG

Namun Menko Wiranto kemudian membantah hal tersebut, dan memberikan konfirmasi bahwa informasi yang benar adalah pengadaan 500 pucuk senjata.

Menurut Menko Wiranto, kesalahan informasi yang terjadi tersebut akibat kurangnya komunikasi di antara instansi terkait. “Saya sudah panggil Panglima TNI dan Polri, ini hanya masalah komunikasi yang tidak tuntas terkait pembelian senjata itu,” kata Menko Wiranto.

HARUS BACA :  Israel Firms Demo Missile System to PH Defense, Military Officials

Lebih lanjut Menko Wiranto menyayangkan informasi yang keliru mengenai pembelian 5.000 senjata itu menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat. “ini sekarang sedang bergulir di masyarakat dan menimbulkan spekulasi,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here