Kapal Angkatan Laut Australia Berlabuh di Jakarta Sebagai Tanda Kestabilan Hubungan

Militer.or.id – Kapal Angkatan Laut Australia Berlabuh di Jakarta Sebagai Tanda Kestabilan Hubungan.

Dua kapal perang Australia ini tiba di Jakarta nyaris tanpa penyambutan dari militer Indonesia, namun HMAS Adelaide dan HMAS Toowoomba yang berlabuh selama dua hari di Jakarta memiliki arti yang sangat penting.

Kehadiran mereka di perairan Indonesia merupakan pertanda stabilitas hubungan kedua negara setelah sebuah insiden militer awal tahun ini, sehingga diizinkannya dua kapal perang Australia untuk berlabuh di Jakarta sudah dianggap sebagai sambutan tersendiri.

HARUS BACA :  Defence Industry Cooperation Meeting RI – Turki

HMAS Adelaide, kapal pendarat helikopter paling canggih di Australia, memimpin misi militer Australia yang paling signifikan di Asia dalam lebih dari tiga dekade sebagai bagian dari Indo-Pacific Endeavour, sebuah latihan yang dianggap mengganggu eksistensi China.

HMAS Adelaide (Royal Australian Navy) 1

Dua kapal perang Australia ini tidak sepenuhnya diabaikan selama dua hari tinggal di Jakarta. Kru kapal perang Australia menerima perpisahan yang meriah dari pelabuhan Tanjung Priok pada hari Selasa pagi.

HARUS BACA :  The Needs of Surface Combatant (Part 1)

Australia dan Indonesia melihat adanya kesalahan dalam hubungan militer pada bulan Januari lalu, dimana beberapa kerja sama dihentikan karena adanya beberapa hal yang dianggap sebagai material ofensif oleh Indonesia terkait Papua Barat di sebuah pangkalan pasukan khusus di Perth.

Sejak saat itu, penangguhan hubungan telah dicabut dan kedua negara telah menekankan perlunya kebebasan navigasi di Laut China Selatan yang saat ini disengketakan, sebagaimana dilansir dari laman ABC News (26/ 09).

All photos HMAS Adelaide by Royal Australian Navy.

Editor : (D.E.S)

FROM INDONESIAMiliterMiliter Indonesia
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here