BKPM : Rusia Investasi Industri Perawatan Sukhoi

Militer.or.id – BKPM : Rusia Investasi Industri Perawatan Sukhoi.

Jet Tempur Su-35 (photo : Jacek Siminski)

Jakarta. Militer.or.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan Rusia akan melakukan investasi industri perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance, Repair and Overhaul/MRO) khusus untuk pesawat Sukhoi yang akan dibeli Indonesia.

“Sudah diputuskan oleh Kabinet kita akan segera memfinalkan pengadaan 11 unit Sukhoi SU-35. Ini upaya luar biasa Pak Menteri Pertahanan (Ryamizard Ryacudu), Rostec dan PT PPI, sekarang akhirnya setuju untuk melakukan investasi,” kata Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong di Jakarta, Senin, 30/10/2017.

HARUS BACA :  Dr Ng: Vast Training Space in Townsville Field Training Area Opens Up More Training Opportunities for the SAF

Tom, sapaan akrab Thomas, menjelaskan, dalam UU Pertahanan dan UU Industri Pertahanan, ada kewajiban offset minimal 85 persen untuk setiap pembelian alat pertahanan keamanan (alhankam).

Itu berarti uang yang dikeluarkan pemerintah harus bisa kembali melalui kegiatan perdagangan dan investasi.

“Dari 85 persen nilai pengadaan itu, sebanyak 50 persennya akan dipenuhi melalui imbal beli (barter) dan sisa 35 persennya dipenuhi melalui kontrak investasi,” ujarnya.

HARUS BACA :  Loas Ingin Kembali Beli Senjata Pindad
HARUS BACA :  Satgas Konga 28-J Sholat Ied dan Halal Bihalal di KBRI Beirut

Tom mengatakan nilai pengadaan 11 unit pesawat tempur Sukhoi Su-35  mencapai 1,145 miliar dolar AS.

Dengan adanya kesepakatan imbal dagang, Kementerian Perdagangan telah menunjuk PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Rostec untuk melakukan kegiatan imbal beli. Indonesia sendiri akan mengirim sejumlah komoditas seperti karet dan sawit.

“Nilai investasi mereka ya 35 persennya dari 1,145 miliar dolar AS untuk bangun pabrik suku cadang seperti komponen untuk industri MRO,” katanya.

HARUS BACA :  Latihan Perang Korps Marinir TNI dan USMC

Tom menambahkan, finalisasi pengadaan pesawat tempur itu akan dilakukan oleh Kementerian Pertahanan.

“BKPM dan Kemendag akan ikut Kemenhan,” ujarnya.

Kesepakatan imbal beli jet tempur Su-35 antara Indonesia dan Rusia diteken pada 10 Agustus 2017. (Antara)

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Soal S-400. Erdogan: Maaf, Kami Tidak Meminta Izin Siapa Pun