Xi Jinping : China Akan Jaga Perdamaian Laut China Selatan

Militer.or.id – Xi Jinping : China Akan Jaga Perdamaian Laut China Selatan.

Presiden China, Xi Jinping di Hanoi, Vietnam (China Xinhua News)

Danang, Militer.or.id – China akan bekerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara untuk menjaga perdamaian di Laut China Selatan, kata Presiden China, Xi Jinping, pada Sabtu 11 November 2017

Pernyataan itu dia sampaikan ketika melakukan pertemuan dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, yang berjanji akan menangani masalah-masalah dengan Beijing di perairan itu secara bilateral.

China mengklaim hampir seluruh jalur pelayaran strategis itu, yang menjadi wilayah penyeberangan perdagangan senilai 3 miliar dolar AS setiap tahunnya. China melakukan pembangunan dan menggunakan pulau-pulau buatan untuk kepentingan militer.

HARUS BACA :  Iran: Sistem THAAD AS Gagal Jika Digempur Ratusan Rudal

Sejumlah negara lainnya, yaitu Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam, juga mengklaim wilayah di Laut China Selatan. “China akan terus bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk menjaga perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan wilayah Laut China Selatan,” kata Xi kepada Duterte seperti dikutip kantor berita resmi Xinhua.

HARUS BACA :  Diplomat: Sanksi Barat terhadap Rusia Telah Gagal

Kedua pemimpin bertemu di sela-sela pertemuan para pemimpin negara-negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di kota wisata Danang, Vietnam. Xinhua mengutip Duterte yang mengatakan bahwa Filipina, menurut kesepakatan yang dicapai kedua pihak, akan bekerja melalui saluran bilateral untuk menangani masalah-masalah maritim dengan tepat.

HARUS BACA :  Wakasad Australia Apresiasi Prajurit TNI

Sebelumnya pada pekan ini, Duterte mengatakan bahwa ia berencana meminta China agar menjelaskan niatnya di Laut China Selatan. Sejak menjabat sebagai presiden 16 bulan lalu, Duterte bersikap damai terhadap Beijing kendati putusan pengadilan arbitrase internasional mendukung Filipina dalam persengketaannya dengan China.

Pada masa lalu, Duterte sudah berkali-kali mengatakan, ia akan membahas masalah kelautan pada saat yang tepat. Duterte menghindari masalah itu ketika Manila 2 kali menjadi tuan rumah pertemuan kawasan tahun ini. Amerika Serikat sudah mengecam pembangunan pulau dan pendirian fasilitas militer oleh China di Laut China Selatan, yang dikhawatirkan AS bisa membatasi pergerakan pelayaran secara bebas.

HARUS BACA :  Kapal Geomarin 3 Teliti Migas di Laut Arafura
HARUS BACA :  Serangan Siber Penyebab Tabrakan Kapal Perang Amerika Serikat?

Kapal-kapal Angkatan Laut AS sudah menjalankan kebebasan untuk melakukan pelayaran patroli di wilayah tersebut hingga mengundang kemarahan dari China. China menegaskan bahwa masalah kewilayahan harus langsung ditangani oleh negara-negara di kawasan tersebut. (Antara/Reuters).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here