Pencarian Kapal Selam Argentina Terus Dilakukan

Militer.or.id – Pencarian Kapal Selam Argentina Terus Dilakukan.

dok. Kapal Selam ARA San Juan, Argentina (Martin Otero / commons.wikipedia.org)

Buenos Aires, Militer.or.id – Kapal selam militer Argentina dengan 44 awaknya hilang di laut pada Jumat, 17/11/2017 mendorong pencarian besar-besaran untuk menemukan kapal itu, yang mungkin mengalami masalah komunikasi, kata juru bicara angkatan laut.

Kapal tersebut berada di laut Argentina selatan saat memberi tahu tempat terakhir dua hari lalu.

“Kami menyelidiki alasan ketiadaan komunikasi,” kata juru bicara angkatan laut Argentina Enrique Balbi kepada wartawan, “Jika ada masalah komunikasi, perahu seharusnya muncul ke permukaan.” Enrique Balbi mengatakan bahwa kapal selam tersebut, yang meninggalkan kota selatan Ushuaia menuju Mar del Plata, keduanya di Argentina, memiliki pasokan makanan untuk beberapa hari dan kemungkinan melanjutkan perjalanan meski mengalami masalah komunikasi.

HARUS BACA :  PT PAL Mulai Kerjakan Kapal LPD Pesanan TNI AL

Panggilan Satelit

Kementerian Pertahanan Argentina mengatakan pihaknya mendeteksi tujuh “panggilan satelit” yang gagal pada Sabtu, 18/11/2017 dan diyakini berasal dari sebuah kapal selam angkatan lautnya yang hilang.

Panggilan tersebut yang diyakini berasal dari ARA San Juan tampaknya isyarat awak kapal itu yang berjumlah 44 orang berusaha untuk mengontak.

Dalam pernyataan yang dikirim melalui surat elektronik oleh kementerian itu, panggilan tersebut berlangsung antara empat dan 36 detik pada Sabtu pagi dan siang. Dikatakan pihaknya bersama dengan sebuah perusahaan Amerika Serikat yang tak disebutkan namanya dan memiliki kekhususan di bidang komunikasi satelit masih melacak lokasi kapal selam itu di Atlantik Selatan yang berombak tinggi dan badai.

Kapal selam ARA San Juan dan Destroyer ARA Almirante Brown, 14 May 2017, (Juan Kulichevsky/Wikimedia Commons)

Harapan bahwa 44 awak itu mungkin masih hidup meningkat.

HARUS BACA :  Rahasia Kecelakaan Kapal Selam K-431 Dibawa Soviet Hingga Mati

Tiupan angin dan gelombang setinggi lebih 20 kaki di Atlantik Selatan itu mengganggu pencarian internasional untuk menemukan kapal tersebut. Diperkirakan cuaca membaik pada Ahad.

Lokasi terakhir kapal buatan Jerman yang terkonfirmasi berada 432 km sebelah pesisir Atlantik Selatan di peraiiran Argentina pada Rabu pagi.

Angkatan laut AS mengatakan pihaknya mengerahkan misi penyelamatan laut dalam ke Argentina dari California guna mendukung usaha tersebut, dengan sebuah kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh dan dua kapal yang mampu menolong orang-orang dari kapal selam di dasar laut dijadwalkan akan tiba beberapa hari lagi.

HARUS BACA :  Rusia Mungkin Terima MiG-41 Interceptor Tahun 2020

Sementara sejumlah negara mulai dari Chile dan Afrika Selatan menawarkan bantuan, kapal-kapal laut dan pesawat-pesawat Argentina melakukan pencarian di laut bagian selatan itu.

Di kawasan resor dan kota nelayan Mar del Plata, tempat kapal selam itu dijadwalkan tiba sebelum hilang, misa keagamaan diadakan untuk mendoakan bagi keselamatan para anggota awak kapal.

Banyak anggota keluarga awak kapal menunggu kabar di pangkalan angkatan laut kota itu. “Kami berharap ini akan segera berakhir dan hanyalah sebagai kenangan buruk,” ujar Maria Morales, ibu awak kapal selam Luis Esteban Garcia kepada wartawan.

Pesan-pesan dukungan berdatangan dari berbagai negara. Paus Francis asal Argentina mendoakan para awak kapal itu segara kembali ke rumah, kata pernyataan kantornya.

Kapal selam ARA San Juan mulai beroperasi secara resmi pada tahun 1983, membuatnya menjadi kapal selam terbaru dari tiga kapal selam di armada angkatan laut Argentina. (Antara/Reuters).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here