Pakistan-China Kerjasama Pesawat Tempur Next-Gen

Militer.or.id – Pakistan-China Kerjasama Pesawat Tempur Next-Gen.

Model pesawat tempur FC-31 China. (Sumber: AVIC)

Militer.or.id – Dalam sesi inagurasi AirTech 2017, sebuah konferensi yang diadakan di Air University Islamabad, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Sohail Aman, mengatakan bahwa China mendukung upaya Pakistan untuk mengembangkan pesawat tempur generasi berikutnya (Next-Gen), program satelit dan misi antariksa berawak, seperti dilansir dari laman QUWA.org.

“Pakistan terlibat dengan para ahli China dalam pembuatan pesawat generasi berikutnya. China juga memberikan bantuan teknis untuk meluncurkan program satelit”, kata Aman kepada para hadirin.

HARUS BACA :  Teknologi Modifikasi Cuaca "Amankan" Peringatan Kemerdekaan

Di bawah “Proyek Azm” Angkatan Udara Pakistan (PAF) berusaha mengembangkan sendiri pesawat tempur generasi ke-5. Selain memiliki sebuah sistem untuk mendukung persyaratan masa depannya, Proyek Azm dipertimbangkan untuk mengarahkan Pakistan menuju otonomi yang lebih besar di dalam negeri dalam hal pengadaan sistem pertahanan dan memperluas industri dirgantara Pakistan.

Setelah secara resmi meluncurkan Project Azm pada bulan Juli, Marsekal Aman memberikan rincian tambahan mengenai proyek tersebut, seperti 60% pekerja yang terdiri dari warga sipil dan bahwa “dibutuhkan waktu lima tahun untuk memulai produksi” pesawat tempur tersebut, menurut Dawn News.

HARUS BACA :  Raker RUU Kerja Sama Bidang Pertahanan RI-Thailand
HARUS BACA :  Rencana Sensitif Rudal AS Dicuri Hacker China

Di bawah Proyek Azm, Aviation Design Institute (AvDI) dari perusahaan dirgantara Pakistan, Pakistan Aeronautical Complex (PAC) ditawari untuk mengembangkan kendaraan udara Medium-Altitude Long-Endurance (MALE). Marsekal Aman menguraikan bahwa UAV MALE rancangan AvDI akan diproduksi dalam waktu 18 bulan kedepan.

Mengulangi pernyataan sebelumnya tentang membangun basis industri dalam negeri Pakistan dan mengurangi kebutuhannya untuk pemasok asing, Marsekal Aman mengumumkan pada AirTech 2017 bahwa PAF akan menyediakan sebagian besar sistem persenjataan dari Pakistan pada tahun 2020.

HARUS BACA :  Jangkauan Drone Pernika Rusia Meningkat Menjadi 100 Km

Selain Proyek Azm, CAS mengungkapkan bahwa China juga membantu Pakistan dalam pengembangan dibidang antariksa.

Selain membantu Pakistan dalam pengembangan satelit – misalnya Satelit Observasi Penginderaan Jauh Pakistan (PRSS-1) yang akan diluncurkan Maret 2018 – Marsekal Aman mengumumkan bahwa China akan membantu pengiriman astronot Pakistan ke luar angkasa dalam dua tahun ke depan.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Rusia Siap Kejutkan AS dalam Medan Tempur Robotika

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Jangkauan Drone Pernika Rusia Meningkat Menjadi 100 Km

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here