Militer.or.id – Sistem Rudal S-300 Rusia Kerap Mengunci Jet AS di Suriah.

Sistem rudal S-300V dan S-300VM. © Sputnik/Ramil Sitdikov

MOSKOW, Militer.or.id – Komandan Angkatan Udara Rusia, Alexander Leonov mengatakan bahwa jet-jet tempur Amerika Serikat (AS) yang beroperasi di Suriah timur kerap dikunci oleh sistem rudal pertahanan udara S-300V4 Rusia, seperti dilansir dari Sputnik News.

“Sebagai bagian dari operasi militer, pesawat pengintai, pengebom strategis dan jet tempur Angkatan Udara AS berkali-kali terdeteksi dan terkunci secara otomatis”, tutur Letnan Jenderal Alexander Leonov pada hari Kamis.

Jenderal tersebut mengatakan bahwa sistem permukaan-ke-udara (SAM) dikirim ke Suriah pada bulan Oktober 2016 untuk memperluas kontrol atas wilayah udara bagian timur Suriah, guna mencegah serangan udara musuh di lapangan terbang Hmeymim dan basis logistik Tartus.

Dia mengatakan bahwa pesawat-pesawat AS bereaksi “gugup” saat terkunci oleh unit pertahanan udara Rusia pada jarak 200-300 kilometer (124-186 mil). Sistem dan personilnya ditarik ke tempat penempatan permanen mereka pada bulan Juni tahun ini.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pesawat tempur F-22 AS mencegah pesawat Su-25 Rusia dari melakukan misi tempur untuk menghancurkan kubu Daesh (ISIS) di Sungai Efrat Suriah. Namun, perwakilan kementerian mencatat bahwa setelah munculnya pesawat tempur Su-35S Rusia, F-22 menghentikan manuver berbahaya dan bergerak menuju wilayah udara Irak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here