GAO: Teknologi Baru Dapat Mengancam SSBN Columbia

Militer.or.id – GAO: Teknologi Baru Dapat Mengancam SSBN Columbia.

Militer.or.id – Kapal selam rudal balistik generasi berikutnya Angkatan Laut AS akan menghadapi peningkatan biaya dan penundaan tak terduga yang disebabkan oleh teknologi baru dan belum teruji, menurut laporan Government Accountability Office (GAO) memperingatkan.

GAO mencatat bahwa pengembangan dan pengujian tambahan pada sejumlah teknologi kapal selam kelas Columbia diminta untuk menunjukkan kematangannya.

Sistem tersebut akan memerlukan pengujian lebih banyak dan sangat penting untuk kinerja kapal selam, termasuk Integrated Power System, reaktor nuklir, kompartemen misil umum, dan propulsor serta teknologi stern terkoordinasi terkait, menurut GAO.

HARUS BACA :  Simulasi Kapal Selam Le Saphir Prancis Hancurkan Kapal Induk AS

“[Sebagai hasilnya], tidak diketahui pada saat ini apakah mereka akan bekerja seperti yang diharapkan, ditunda, atau biaya lebih dari yang direncanakan. Setiap penundaan yang tak terduga dapat menunda penempatan kapal selam perdana dikelasnya melewati batas waktu 2031”, menurut laporan GAO.

Kapal selam rudal balistik kelas menengah akan menggantikan 14 kapal selam kelas Ohio yang saat ini menyediakan kemampuan triad nuklir Angkatan Laut AS, yang dijadwalkan mulai pensiun pada tahun 2027. Kelas Columbia pertama harus mulai melakukan patroli pada tahun 2031 untuk mencegah gap kemampuan pencegah.

HARUS BACA :  Stealth and Lethal, Aksi Mengerikan Saat B-2 Menjatuhkan GBU-57 MOP
HARUS BACA :  Hyundai Discloses Further Details of Philippine Navy's New Frigates

Kelas Columbia pada akhirnya akan membawa hingga 70 persen kemampuan nuklir strategis AS. Program ini merupakan prioritas tertinggi Angkatan Laut dengan perkiraan biaya sebesar $ 267 miliar selama siklus hidupnya, termasuk $ 128 miliar untuk penelitian, pengembangan dan membeli 12 kapal selam.

Angkatan Laut AS bermaksud untuk menyelesaikan sebagian besar desain keseluruhan kapal selam sebelum memulai konstruksi untuk mengurangi risiko biaya dan molornya jadwal.

HARUS BACA :  Aktor Eksternal Tidak Bisa Membangun kembali Afghanistan

Namun, Angkatan Laut AS baru-baru ini telah memberikan kontrak untuk perancangan detail sementara teknologi penting tetap belum terbukti (matang) – praktik yang tidak sesuai dengan praktik terbaik yang bakal menyebabkan pertumbuhan biaya dan penundaan jadwal program lainnya, menurut GAO.

GAO telah menyarankan agar Kongres AS mempertimbangkan untuk meminta pelaporan tambahan mengenai teknologi ini, namun sebelum laporan ini dikeluarkan, undang-undang telah disahkan bahwa hal tersebut dapat dilakukan.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Bagaimana Awal Mula Thales Terlibat dalam Proyek Fregat Filipina?

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Militer Thailand dan Cina Bahas Pembangunan Fasilitas Industri Bersama

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here