Rusia Uji Coba Soratnik di Kondisi Pertempuran Nyata

Militer.or.id – Rusia Uji Coba Soratnik di Kondisi Pertempuran Nyata.

Soratnik, kendaraan tempur otonom. © Artiom Korotaev

Militer.or.id – Kendaraan tempur otomatis Soratnik telah menjalani ujicoba di kondisi yang mendekati pertempuran nyata pada suhu di atas 30° Celsius, menurut kantor pers perusahaan pertahanan Kalashnikov kepada TASS pada hari Jumat.

Kalashnikov Group adalah pengembang dari kendaraan tempur tanpa awak Soratnik.

Sebuah video yang diposkan oleh media di youtube, menunjukkan sebuah kendaraan tempur Soratnik bergerak di sepanjang pantai dan menembakkan senjatanya melawan sasaran. Salah satu video yang diposkan mengatakan bahwa Soratnik juga telah diuji di Suriah.

“Kendaraan tempur otonom Soratnik telah diuji coba dalam kondisi yang mendekati lingkungan pertempuran nyata. Percobaan ini untuk mengkonfirmasi karakteristik kendaraan dan juga untuk membuktikan kemungkinan menggunakan sistem robot pada suhu udara lebih dari 30° celcius”, kata Kalashnikov Group.

Potensi ilmiah yang tercipta dalam proses pengembangan kendaraan robotika Soratnik dan hasil uji cobanya akan menjadi dasar bagi perspektif sistem robot tempur otonom, kata produsen pertahanan tersebut.

HARUS BACA :  Pulau Batek Strategis untuk Pangkalan Militer
HARUS BACA :  Taiwan Diam-Diam Uji Tembak Rudal Canggih

Soratnik Kendaraan Tempur Nirawak

Kendaraan berantai lapis baja Soratnik dirancang untuk melakukan pengintaian dan pengiriman data, melaksanakan patroli dan melindungi wilayah dan fasilitas penting, melakukan pembersihan ranjau serta hambatan yang jelas.

Soratnik memiliki kemampuan beroperasi dalam tiga mode kendali dan beratnya tidak lebih dari 7 ton. Sistem robot ini bisa mengembangkan kecepatan hingga 40 km/jam. Kendaraan dapat beroperasi dalam radius 10 km dalam mode remote kontrol dan jarak pandang yang jernih.

HARUS BACA :  Rusia Segera Upgrade Pesawat Tempur Su-35

Platform kendaraan berantai tersebut dapat membawa senapan mesin 7,62 mm dan 12,7 mm serta peluncur granat AG-17A 30 mm. Modul tempurnya dilengkapi dengan stabilizer senjata dan mampu mendeteksi, melacak dan menghancurkan target dengan sendirinya, termasuk menentukan jenis sasarannya.

Selain itu, sebuah opsi tengah dipertimbangkan untuk memasang 8 (delapan) peluncur rudal anti-tank Kornet-EM pada kendaraan tempur Soratnik. Seperti dikatakan oleh CEO Kalashnikov Group Alexei Krivoruchko sebelumnya, bahwa sistem robotik juga dapat beroperasi gabungan dengan kendaraan udara tanpa awak.

HARUS BACA :  Ditabrak Burung, Pilot India Berhasil Daratkan Mirage 2000

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Viper dan Super Hercules, Kuda Hitam untuk TNI AU

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pindad Siap Produksi Masal Senjata SS2 V7 Subsonic

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here