Banyak Pesawat Militer AS Kecelakaan di Jepang Tahun 2017

Militer.or.id – Banyak Pesawat Militer AS Kecelakaan di Jepang Tahun 2017.

Helikopter CH-53 militer AS yang jatuh Oktober 2017 di Okinawa, Jepang. ©Asahi.com

Militer.or.id – Sebuah penyelidikan oleh Kementerian Pertahanan Jepang telah mengungkapkan bahwa jumlah kecelakaan yang melibatkan pesawat militer A.S. yang ditempatkan di Jepang meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Dilansir dari laman Mainichi Jepang, hasil penyelidikan Kementrian Pertahanan Jepang itu bertentangan dengan klaim baru-baru ini oleh pejabat militer AS bahwa jumlahnya telah turun.

Ada 25 kecelakaan pada tahun 2017, dibandingkan dengan 11 kecelakaan pada 2016. Sedangkan pada awal tahun 2018 ini saja setidaknya ada 2 pendaratan darurat yang telah dilakukan oleh helikopter militer AS di Jepang.

HARUS BACA :  Analis Militer Rusia Ungkap Kelemahan Militer AS

Ketika Menteri Pertahanan Itsunori Onodera bertemu dengan Admiral Harris di Hawaii pada tanggal 9 Januari, dia mengatakan kepada Admiral Harris bahwa kecelakaan yang melibatkan pesawat militer AS telah meningkat di Jepang sejak tahun lalu, dan mencari operasi militer yang aman untuk memastikan keselamatan dan kedamaian warganya.

Sebelumnya Admiral Harris menyampaikan bahwa tingkat kecelakaan pesawat militer AS di Jepang pada tahun 2017 menurun menjadi 23-25 kejadian, sementara di tahun 2016 terdapat 30 kecelakaan penerbangan militer disana.

HARUS BACA :  Militer Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Serangan Parade Militernya
HARUS BACA :  PT Palindo Ungkap Rincian Kapal 110m Pesanan Bakamla

Setelah pertemuan Onodera dengan Harris, Kementerian Pertahanan Jepang melakukan penyelidikan independen terhadap sejumlah kecelakaan yang melibatkan pesawat militer AS. Namun Onodera tidak menemukan dasar statistik yang telah dikutip oleh Harris.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Heritage Foundation di bulan Oktober 2017, tentang sebuah analisis pada kecenderungan kecelakaan di AS.

Marinir dan cabang militer lainnya mengalami pemotongan anggaran. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Korps Marinir AS, tidak dapat melanjutkan perawatan dikarenakan kekurangan komponen mekanis dan pesawat terbang.

HARUS BACA :  Indonesia dan Ekuador Siap Realisasikan Kesepakatan FKB-SKB

Pada akhir 2016, hanya 41 persen pesawat dan helokopter Korps Marinir AS yang layak untuk terbang. Heritage Foundation juga melaporkan bahwa penggunaan pesawat tua yang terus berlanjut dan kurangnya pelatihan pilot Korps Marinir AS bisa meningkatkan risiko kecelakaan penerbangan.

Pada bulan Oktober 2017, sebuah helikopter angkut militer CH-53E AS terbakar dalam sebuah kecelakaan, setelah jatuh di tanah milik pribadi di wilayah Prefektur Okinawa.

Diikuti serangkaian pendaratan darurat oleh pesawat tiltrotor V-22 Osprey. Tahun 2018, helikopter militer AS melakukan pendaratan darurat pada tanggal 6 dan 8 Januari, juga terjadi di Okinawa.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here