Rheinmetall Perkenalkan APS dengan Standar Keamanan Tertinggi

Militer.or.id – Rheinmetall Perkenalkan APS dengan Standar Keamanan Tertinggi.

Sistem Perlindungan Aktif (APS) berstandar IEC61508 dengan tingkat keselamatan tertinggi. © ADS GmbH

Militer.or.id – ADS GmbH, bagian dari perusahaan Rheinmetall, mendefinisikan Active Protection System (APS) generasi berikutnya yang memiliki penerapan standar keamanan tertinggi pertama di dunia, seperti dilansir dari situs resmi ADS-Protection.

ADS GmbH adalah pelopor dalam Sistem Perlindungan Aktif (APS) yang andal dan sulit dihancurkan, mengumumkan telah mencapai desain dan pengembangan APS pertama di dunia dengan standar keselamatan tertinggi, IEC61508.

HARUS BACA :  Pendidikan Pilot Konversi ke Pesawat SU-30MK2

Tahun 2018, ADS-Gen3 direncanakan untuk mendapat sertifikat IEC61508 SIL 3 (Safety Integrity Level), untuk dinilai secara mandiri oleh perusahaan Technisch-Mathematische Studiengesellschaft mbH menggunakan metodologi penilaian keamanan persenjataan Angkatan Bersenjata Jerman.

Setelah tujuh tahun menjalani penilaian resiko desain, pengembangan serta pengujian sistem, ADS-Gen3 mampu memberikan kinerja APS defensif yang konsisten di dunia, yang memvalidasi operasi pertahanan karena mencatak keberhasilan 999 kali dari 1000 respons sistem, seperti dilansir dari laman Rheinmetall Group.

IEC61508 SIL 3 adalah tingkat integritas keselamatan dan digunakan untuk memastikan bahan peledak yang ada didalam mobil tidak menyala tanpa disengaja, serta merespons dengan jika terjadi musibah.

HARUS BACA :  Menyalip Infrastruktur, Pemerintah Berikan Porsi Anggaran Terbesar Ke Pertahanan di RAPBN 2020
HARUS BACA :  AUSTAL Awarded Armidale Class Patrol Boat Remediation Work

Sistem ini dirancang untuk bekerja terus-menerus dengan aman, sehingga memastikan infanteri pendukung tidak terkena risiko yang tak perlu oleh kemampuan penembakan otomatis APS secara otomatis.

“Keamanan fungsional bukanlah tentang apakah sistem bekerja dengan baik di lapangan dan memberikan kinerja yang diharapkan sebagai operator atau sebagai manusia yang kebetulan berada di dekatnya”, menurut penjelasan Dr. Ronald Meixner, insinyur utama perancang ADS.

CEO ADS GmbH, Stefan Haase berharap dapat mengurangi kerangka waktu penerapan pasar, memungkinkan penyebaran cepat APS untuk mempertahankan aset kendaraan yang sangat tertekan dari momok ancaman menakutkan seperti RPG atau ATGM.

HARUS BACA :  Kontingen TNI AD Raih 1 Trophy dan 4 Medali di Hari Kedua AARM 2018

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Bakamla RI Bersama ABF Gelar Operasi Udara Maritim