Rudal AGM-158C Sukses Laksanakan Uji Tembak Keenam

Militer.or.id – Rudal AGM-158C Sukses Laksanakan Uji Tembak Keenam.

Uji peluncuran rudal AGM-158C LRASM dari bomber B-1B Lancer © DARPA/US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Lockheed Martin telah sukses menyelesaikan uji coba keenam dari versi produksi AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM), dimana amunisi itu diluncurkan dari pesawat pembom siluman B-1B Lancer untuk menyerang tumpukan kontainer pengiriman yang berada di atas kapal di Samudera Pasifik, seperti di lansir dari laman Flight Global.

“LRASM kini telah membuktikan dirinya dalam enam misi penerbangan berturut-turut. Keandalan dan kemampuan LRASM yang luar biasa akan memberi senjata yang tak tertandingi kepada para pejuang kami dalam pencarian mereka untuk mengendalikan laut di lingkungan yang ketat diperebutkan”, tutur David Helsel, direktur program LRASM di Lockheed Martin Missiles and Fire Control.

LRASM adalah sebuah rudal presisi dipandu berbasis rudal anti kapal jarak jauh yang telah disebarkan oleh Lockheed Martin sebagai rudal udara-ke-permukaan jarak jauh dengan jangkauan diperluas atau disebut juga sebagai Joint Air-to-Surface Standoff Missile – Extended Range (JASSM-ER).

Rudal LRASM ini dirancang untuk digunakan oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS dalam pertempuran melawan kapal permukaan canggih milik musuh seperti China atau Rusia.

HARUS BACA :  India Tetap Beli S-400 Rusia Meski Ada Ancaman AS – Militer.or.id
HARUS BACA :  Wow, Rusia Uji Rudal Hipersonik Kinzhal di MIG-31

Itu dirancang untuk mendeteksi dan menghancurkan target tertentu dalam kelompok kapal dengan menggunakan teknologi canggih dan mengurangi ketergantungan pada platform intelijen, pengawasan dan pengintaian, tautan jaringan dan juga navigasi GPS dalam lingkungan peperangan elektronik.

LRASM tersebut akan memainkan peran penting demi memastikan akses militer untuk beroperasi di perairan dangkal dan juga laut dalam, karena kemampuannya itu sudah ditingkatkan untuk mendiskriminasi serta melakukan serangan taktis dari jarak yang diperpanjang.

HARUS BACA :  Indonesia Tingkatkan Kerjasama Industri Strategis dengan Turki

Varian yang diluncurkan dari udara memberikan kemampuan operasional awal untuk serangan anti-permukaan, integrasi pada bomber B-1B Lancer Angkatan Udara AS pada tahun 2018 serta F/A-18E/F Angkatan Laut AS pada tahun 2019.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Belasan Tank Leopard 2A4 Yonkav 8 Kostrad Uji Siap Tempur

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pesawat Jet Latih L-39 Angkatan Udara Slowakia Jatuh – Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here