Unsur-unsur Satgas Latma Cassoex Membentuk Formasi

0
370

Militer.or.id – Unsur-unsur Satgas Latma Cassoex Membentuk Formasi.

Setelah keluar dari Naval Base Darwin Australia, Unsur-unsur KRI yang tergabung dalam Satgas Latma Cassoex TNI AL dengan RAN membentuk formasi secara beriringan serta melaksanakan serial latihan yang meliputi peran melewati medan ranjau.

Surabaya, Militer.or.id – Unsur-unsur KRI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Latma Cassoex TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN) melaksanakan manuver lapangan (Manlap) membentuk formasi iring- iringan pada Rabu 11 April 2018 di perairan laut Darwin Australia.

HARUS BACA :  Thai Navy to Retire Ratcharit-, Prabparapak-Class Missile Boats Over Next 10 Years

Kapal perang TNI AL tersebut adalah KRI Layang-635 dan KRI Kakap-811, sedangkan kapal perang dari Royal Australian Navy yang terlibat adalah HMAS Maitland-88 dan HMAS Broome-90.

Setelah keluar dari perairan Coonawarra Naval Base Darwin, Australia, seluruh kapal perang membentuk formasi secara beriringan serta melaksanakan serial latihan yang meliputi peran melewati medan ranjau, peran peperangan anti udara dan peran pemeriksaan kapal yang melakukan pelanggaran dilaut/VBSS.

HARUS BACA :  Operasi C-130 Hercules TNI AU di Bangladesh

Dalam skenario latihan disimulasikan kapal ikan KM Discovery 3 melakukan pelanggaran di laut sehingga harus dilaksanakan pemeriksaan gabungan dari 1 Tim VBSS dari KRI Layang-635 yang berjumlah 7 orang dan 1 Tim VBSS dari HMAS Maitland-88 dari Royal Australian Navy, dengan menggunakan sea Rider masing-masing kapal untuk memeriksa KM Discovery 3.

Dengan menerjunkan Tim gabungan VBSS yang terdiri dari 1 Tim 4 orang, tim gabungan melaksanakan pemeriksaan secara intensif kepada Kapal KM Discovery 3.

HARUS BACA :  Masyarakat Kampung Togonfo hibahkan tanah kepada TNI AD

Kemudian Tim VBSS gabungan tidak menemukan bahan peledak (Handak), senjata api atau narkoba, sehingga kapal hanya dicatat dan diberi peringatan agar jangan memasuki wilayah perbatasan Australia dan Indonesia untuk menangkap ikan secara ilegal. (Dispen Armatim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here