Unsur-unsur Satgas Latma Cassoex Membentuk Formasi

Militer.or.id – Unsur-unsur Satgas Latma Cassoex Membentuk Formasi.

Setelah keluar dari Naval Base Darwin Australia, Unsur-unsur KRI yang tergabung dalam Satgas Latma Cassoex TNI AL dengan RAN membentuk formasi secara beriringan serta melaksanakan serial latihan yang meliputi peran melewati medan ranjau.

Surabaya, Militer.or.id – Unsur-unsur KRI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Latma Cassoex TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN) melaksanakan manuver lapangan (Manlap) membentuk formasi iring- iringan pada Rabu 11 April 2018 di perairan laut Darwin Australia.

HARUS BACA :  Polisi Dalami Petunjuk Suar Nyasar yang Tewaskan Suporter Timnas

Kapal perang TNI AL tersebut adalah KRI Layang-635 dan KRI Kakap-811, sedangkan kapal perang dari Royal Australian Navy yang terlibat adalah HMAS Maitland-88 dan HMAS Broome-90.

Setelah keluar dari perairan Coonawarra Naval Base Darwin, Australia, seluruh kapal perang membentuk formasi secara beriringan serta melaksanakan serial latihan yang meliputi peran melewati medan ranjau, peran peperangan anti udara dan peran pemeriksaan kapal yang melakukan pelanggaran dilaut/VBSS.

HARUS BACA :  Tentara Suriah Peroleh Senjata Termobarik Baru
HARUS BACA :  Jet Tempur T-50i TNI AU, Bolak-Balik Magetan-Kupang

Dalam skenario latihan disimulasikan kapal ikan KM Discovery 3 melakukan pelanggaran di laut sehingga harus dilaksanakan pemeriksaan gabungan dari 1 Tim VBSS dari KRI Layang-635 yang berjumlah 7 orang dan 1 Tim VBSS dari HMAS Maitland-88 dari Royal Australian Navy, dengan menggunakan sea Rider masing-masing kapal untuk memeriksa KM Discovery 3.

Dengan menerjunkan Tim gabungan VBSS yang terdiri dari 1 Tim 4 orang, tim gabungan melaksanakan pemeriksaan secara intensif kepada Kapal KM Discovery 3.

HARUS BACA :  Sidang Badan Pimpinan Korps Taruna 2018

Kemudian Tim VBSS gabungan tidak menemukan bahan peledak (Handak), senjata api atau narkoba, sehingga kapal hanya dicatat dan diberi peringatan agar jangan memasuki wilayah perbatasan Australia dan Indonesia untuk menangkap ikan secara ilegal. (Dispen Armatim)

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.5k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Oops, EF-2000 Spanyol Tak Sengaja Tembakkan Misil

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Sidang Badan Pimpinan Korps Taruna 2018