Rusia Uji Duet Maut S-400 dan Pantsir-S1

Militer.or.id – Rusia Uji Duet Maut S-400 dan Pantsir-S1.

S-400 Rusia (photo: Mil.ru)

Moskow, Militer.or.id – Sekelompok sistem pertahanan udara S-400 Triumf, artileri dan sistem Rudal Pantsir-S1 dari Distrik Militer Pusat untuk pertama kalinya digunakan sebagai sistem integral untuk mengusir serangan Rudal besar-besaran musuh hipotesis pada latihan taktis di tempat uji Ashuluk, di Wilayah Astrakhan, ujar kepala penjabat dari Angkatan Udara 14 dan Angkatan Udara Pertahanan Pertahanan udara, Kolonel Gennady Shlag, dirilis TASS, 6-4-2018.

HARUS BACA :  3 MiG-31BM Upgrade Akan Perkuat Distrik Militer Pusat Rusia

“Selama latihan sistem pertahanan udara S-400 untuk pertama kalinya dikumpulkan ke dalam satu sistem dengan sistem jarak dekat Pantsir-S1. Dipandu oleh satu komandan, mereka memasuki tugas dan berhasil mengusir dua serangan rudal besar-besaran,” katanya. .

S-400 kru menghancurkan target yang meniru rudal balistik berkecepatan tinggi, sementara Pantsir-S1 secara bersamaan menghancurkan target kecil ketinggian rendah, seperti rudal jelajah dan drone musuh hipotetis.

HARUS BACA :  Spanyol Akan Upgrade Rudal KEPD-350 Taurus – Militer.or.id
HARUS BACA :  Menhan Spanyol Dukung Pembentukan Tentara Eropa

“Ini tandem menciptakan sistem multi-tier perlindungan di bawah satu komandan,” kata Shlag. Layanan pers distrik mengatakan percobaan itu berhasil. “Semua target diidentifikasi tepat waktu, dilacak dan dihancurkan. Para delegasi pabrik hadir di tempat latihan,” tambah layanan pers tersebut.

Pantsir-S1. (photo: Alexxx1979 via commons.wikimedia.org)

S-400 dan Pantsir-S1

S-400 Triumf adalah sistem pertahanan udara Rusia dari jarak dekat dan menengah yang dimaksudkan untuk menghancurkan serangan udara dan sarana pengintaian (termasuk pesawat siluman) dan kendaraan terbang lainnya. S-400 mampu menangani hingga 80 target. Jarak efektif maksimum adalah 400 kilometer dan ketinggian, 30 kilometer.

HARUS BACA :  MTC Shows Mobile Offshore Base Station

Pantsir-S1 dimaksudkan untuk perlindungan jarak dekat dari semua sarana serangan udara di tengah situasi radio-elektronik yang merugikan dan dalam segala cuaca. Senapan dan sistem misilnya mampu menyerang semua jenis target berawak atau tak berawak. (TASS).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pendidikan Pilot Konversi ke Pesawat SU-30MK2

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  3 MiG-31BM Upgrade Akan Perkuat Distrik Militer Pusat Rusia