BAE Kembangkan Sistem Peringatan Rudal Next-Generation

Militer.or.id – BAE Kembangkan Sistem Peringatan Rudal Next-Generation.

Helikopter Apache (atas) dan Black Hawk (bawah) sedang melaksanakan patroli © BAE Systems via US Army

Militer.or.id – Angkatan Darat Amerika Serikat atau US Army telah memberikan kontrak senilai $ 97,9 juta kepada BAE Systems untuk mengembangkan Kemampuan Reaksi Cepat (KRC) sistem peringatan rudal generasi mendatang untuk pesawat udara yang akan melindungi pilot dan para kru dari ancaman rudal, seperti dilansir dari laman BAE Systems.

Di bawah kontrak Limited Interim Missile Warning System (LIMWS), Sistem Peringatan Canggih 2-Warna (2C-AWS) buatan BAE Systems akan menyediakan pesawat udara dengan peringatan rudal dan perlindungan dari serangan musuh untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan keefektifan misi dalam lingkungan yang diperebutkan.

“Penerbang Angkatan Darat menghadapi kondisi ancaman yang akan terus berkembang yang membutuhkan kemampuan deteksi lanjutan”, tutur Paul Markwardt, wakil presiden dan manajer umum dari Survivability, Targeting, and Sensing Solutions di BAE Systems.

Dan menambahkan bahwa BAE Systems akan dapat menyediakan armada penerbang Angkatan Darat dengan kemampuan perlindungan yang tak tertandingi sehingga bisa membantu para pejuang melaksanakan misi mereka.

HARUS BACA :  Persiapkan Korps Rudal, Israel Perbanyak Roket Presisi
HARUS BACA :  India Hampir Sepakat Sewa Satu Lagi Kapal Selam Akula Rusia

Perusahaan telah mengembangkan sistem 2C-AWS-nya bekerjasama dengan Leonardo DRS dan mengajukan solusi tersebut sebagai tanggapan terhadap udangan US Army di bulan Juni untuk LIMWS. Leonardo DRS akan menyediakan sensor inframerah 2 warna sebagai mata sistem.

Sistem 2C-AWS memberikan landasan bagi kebutuhan deteksi ancaman masa depan Angkatan Darat dan dirancang untuk dapat diupgrade demi memenuhi kebutuhan pelanggan di masa depan. Ini akan bekerja dengan peralatan survivabilitas helikopter Angkatan Darat yang ada, termasuk antarmuka pesawat dan sistem penanggulangan.

HARUS BACA :  Jepang Temukan Sejumlah Rudal Anti Pesawatnya Rusak

Kontrak tersebut akan membangun warisan panjang BAE Systems dalam perlindungan helikopter dan hubungannya yang kuat dengan Angkatan Darat. Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mempercepat evolusi sistem peringatan rudal CMWS yang telah terbukti dan memberikan solusi inovatif yang memenuhi persyaratan QRC.

Sistem peringatan rudal CMWS hingga saat ini telah diterjunkan pada ribuan platform Angkatan Darat dan telah menyelamatkan puluhan pesawat udara dan kru mereka sejak tahun 2005.

HARUS BACA :  Belgia Abaikan Tawaran Rafale dari Prancis

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Wow!, Mi-26 Rusia Mampu Angkat Jet Tempur Su-24

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  F-22 AS Pernah Kalah Lawan Rafale Prancis

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here