Presiden Duterte: Tak Ada Guna Beli F-16 AS

Militer.or.id – Presiden Duterte: Tak Ada Guna Beli F-16 AS.

Jet tempur F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara AS © USAF via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Presiden Filipina menolak tawaran Kepala Pertahanan AS dan pejabat tinggi Amerika lainnya untuk membeli jet tempur F-16, mengatakan bahwa akuisisi seperti itu “sama sekali tidak ada gunanya” karena negaranya membutuhkan pesawat tempur yang lebih ringan untuk memerangi gerilyawan.

Dilansir dari laman Defense News, Presiden Rodrigo Duterte mencemooh tawaran yang dikirmkan lewat surat Menteri Pertahanan Jim Mattis, Sekretaris Negara Mike Pompeo dan Menteri Perdagangan Wilbur Ross, setelah sebelumnya Presiden Duterte ditekan oleh AS karena tindakan keras terhadap obat-obatan terlarang.

Setelah menjabat pada pertengahan 2016, Duterte segera mengambil langkah untuk menghidupkan kembali hubungan yang sangat dingin dengan Tiongkok dan ia sering mengambil sikap antagonis terhadap kebijakan keamanan AS.

HARUS BACA :  Jet Tempur Generasi 6 Rusia Dilengkapi Radar Canggih

Presiden Duterte juga pernah mengecam mantan Presiden AS Barack Obama, yang mengemukakan keprihatinan atas pelanggaran hak asasi manusia di bawah Duterte. Bagaimanapun, Pemimpin Filipina ini telah berdamai dengan Presiden Trump.

Dalam pidato yang disiarkan televisi saat upacara militer di kota Davao selatan, Duterte membacakan surat yang diberikan oleh ketiga pejabat AS itu, yang mengutip aliansi panjang antara Washington dan Manila dan meyakinkan dukungan Amerika dalam upaya Filipina untuk memodernisasi militernya.

“Kami berharap dapat bermitra dalam hal pengadaan pertahanan penting lainnya untuk keuntungan timbal balik kita, termasuk melalui platform tempur multi-peran Lockheed Martin F-16 dan platform helikopter serang Anda di antara sistem AS lainnya”, kata Duterte mengutip surat itu.

Filipina, tidak membutuhkan F-16 “namun mereka memajangnya setelah sebelumnya mereka mempermalukan kita”, kata Duterte. “Sama sekali tak ada gunanya membeli jet tempur F-16. Filipina hanya perlu helikopter serang dan pesawat kecil untuk kontra-pemberontakan”.

HARUS BACA :  Otoritas AS Buru Tersangka Pengirim Bom ke Petinggi Demokrat – Militer.or.id
HARUS BACA :  Jet Tempur Generasi 6 Rusia Dilengkapi Radar Canggih

Duterte mengulangi kekesalannya terhadap AS, karena tidak mau menyediakan 23.000 senapan yang dibutuhkan polisi Filipina. Pembelian senjata dipermasalahkan setelah beberapa legislator AS menyuarakan keprihatinan atas tindakan keras kepolisian yang dipimpin Duterte terhadap obat-obatan terlarang Duterte.

Dia juga meminta agar Amerika mengembalikan tiga lonceng gereja yang dirampas oleh pasukan AS dari Filipina lebih dari satu abad lalu. Kedua pemerintah telah membahas pengembalian lonceng Balangiga, yang dinamai untuk desa Filipina dari mana mereka diambil pada awal 1900-an.

“Jika mereka tidak mau mengembalikan lonceng Balangiga, kita tidak perlu membicarakannya”, kata Duterte.

Meskipun ada penolakan Duterte terhadap Washington, tapi seorang pejabat keamanan Filipina mengatakan bahwa pemerintah mungkin membeli helikopter tempur dari AS, terkait perintah presiden untuk membatalkan kesepakatan bernilai jutaan dolar untuk membeli 16 unit helikopter dari Kanada.

HARUS BACA :  Israel Mampu Atasi S-300 dan S-400 di Suriah - Analis
HARUS BACA :  Akhirnya Rusia Setuju Membuka Pusat Perawatan Mesin

Sebelumnya Presiden Duterte memerintahkan pembatalan kesepakatan untuk membeli helikopter Bell 412EPI setelah pemerintah Kanada memutuskan untuk meninjau ulang kontrak senilai 12 miliar peso atau sekitar AS $ 224 juta sebab khawatir militer Filipina akan menggunakan helikopter utilitas dalam serangan kontra-pemberontakan daripada hanya untuk mengangkut pasukan dan pasokan.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Putin Tuduh Presiden Ukraina Dalangi Bentrok AL di Laut Hitam

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here