Pesawat Latih Baru USAF Akan Segera Diumumkan

Militer.or.id – Pesawat Latih Baru USAF Akan Segera Diumumkan.

Pesawat latih canggih, Boeing T-X © Boeing.com

Militer.or.id – Angkatan Udara AS atau USAF akan segera mengumumkan kontrak yang berpotensi senilai US $ 16 miliar untuk membangun 350 pesawat pelatih generasi baru kepada salah satu dari tiga tim pembuat pesawat yang bersaing.

Menurut pejabat, USAF akan memilih pesawat pelatih baru dalam beberapa minggu ke depan, pada akhir tahun fiskal. USAF mengharapkan penghargaan kontrak pada sistem pelatihan pilot lanjutan untuk menggantikan pesawat latih Northrop T-38 Talon pada 30 September nanti.

USAF telah menerima proposal akhir dari aliansi Boeing-Saab, Leonardo DRS dan tim Lockheed Martin – Korea Aerospace Industries yang bersaing untuk mendapatkan kontrak potensial senilai US $ 16 miliar untuk membangun pesawat pelatih angkatan udara berikutnya.

HARUS BACA :  Helikopter Jammer Rusia Terlihat di Suriah

Cabang militer AS tersebut awalnya merencanakan untuk memberikan kontrak TX pada akhir tahun 2017 yang lalu, kemudian mendorong mundur tanggal pengumumannya menjadi bulan Maret 2018.

Berkenaan dengan proposal untuk kompetisi TX untuk USAF yang sedang berlangsung, Boeing dan Saab menawarkan semua sistem pelatihan pilot canggih dan baru yang dirancang khusus untuk misi pelatihan Angkatan Udara AS.

Pesawat latih canggih, Boeing T-X dilengkapi dengan “weapons bay” melakukan penerbangan perdana © Boeing.com

Menurut aliansi Boeing-Saab, platform TX baru tersebut termasuk pesawat latih, pelatihan dan dukungan berbasis darat yang dirancang bersama dari bawah ke atas.

HARUS BACA :  TNI AD Maksimalkan Pemeliharaan Alutsista

“Dalam perlombaan yang sangat kompetitif untuk memberikan pengganti bagi pesawat militer T-38 Amerika yang sudah tua, Boeing TX adalah satu-satunya “tawaran yang lebih dari 90% dibuat di Amerika dan 100% dibuat untuk Angkatan Udara AS”, menurut aliansi Boeing-Saab.

HARUS BACA :  Wow, Rusia Uji Rudal Hipersonik Kinzhal di MIG-31

Boeing mendesain, membangun dan menerbangkan TX pertama hanya dalam waktu 36 bulan. “Kami membangun budaya khusus disini dengan TX. Tim kami mendedikasikan banyak waktu dan bakat untuk itu, dan kami telah mencapai hal-hal luar biasa. Saya bangga menjadi anggota tim ini”, kata Ted Torgerson, direktur senior TX.

Desain pesawat latih canggih, untuk program TX USAF dari Lockheed – KAI © Lockheed Martin

Lockheed Martin dan Korea Aerospace Industries, Ltd. (KAI) telah menawarkan T-50A, yang di dasarkan pada desain pesawat T-50 buatan Korea Aerospace Industries. Menurut perusahaan, T-50A dibuat untuk melatih pilot pesawat tempur generasi ke-5 seperti F-22 Raptor dan F-35 Lightning II yang dilengkapi kemampuan canggih yang belum pernah ada sebelumnya.

HARUS BACA :  Pesawat N219 Terbang Perdana 20 Menit

“Pelatihan pilot lanjutan adalah kunci untuk memanfaatkan kapabilitas tersebut. Tidak ada cara yang lebih efektif atau terjangkau daripada pesawat latih T-50A untuk melatih pilot jet tempur generasi berikutnya untuk terbang, bertarung dan menang. Dengan lebih dari 150.000 jam terbang di airframe T-50, T-50A siap untuk diberikan lebih cepat dari jadwal”, kata Lockheed Martin dan Korea Aerospace Industries.

T-100, desain pesawat latih canggih, untuk program TX dari Leonardo DRS © Leonardo DRS

Peserta ketiga adalah Leonardo Diagnostic / Retrieval Systems (DRS) dengan desain T-100 yang berbasis pada pesawat latih M346 mereka. Sistem Pelatihan Terpadu T-100 (ITS) adalah solusi yang ditawarkan oleh Leonardo DRS dalam kompetisi TX untuk program sistem pelatihan pilot canggih Angkatan Udara AS.

HARUS BACA :  2 Kapal Perang Korea Selatan Kunjungi Lantamal V

T-100, pelatih jet lanjutan generasi berikutnya berdasarkan Leonardo M-346, adalah pesawat bermesin ganda, pesawat tandem yang dirancang untuk berbagai misi pelatihan yang memiliki keandalan jangka panjang dan hemat biaya operasional.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here