AS Luncurkan “Penakluk” Sistem S-400 Rusia

Militer.or.id – AS Luncurkan “Penakluk” Sistem S-400 Rusia.

Mockup rudal jelajah anti radiasi AGM-88E AARGM di ILA 2018 © Boevaya Mashina via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Perusahaan pertahanan asal Amerika Serikat, Northrop Grumman telah memperkenalkan rudal anti-radiasi mutakhir (AGM-88E) yang dirancang secara khusus untuk mengatasi radar sistem pertahanan udara musuh.

Menurut keterangan yang terdapat pada situs sang produsen, kemampuan terbaru AARGM bila dibandingkan pada versi sebelumnya meliputi kemampuan serangan anti-radar canggih dengan pemrosesan sinyal mutakhir dan jangkauan yang ditingkatkan, termasuk jangkauan deteksi pada target yang lebih luas.

HARUS BACA :  Pemerintah Indonesia Protes Uji Coba Nuklir Korea Utara

Rudal AGM-88E AARGM adalah versi upgrade dari rudal AGM-88 HARM yang disediakan bagi Angkatan Laut AS, Korps Marinir AS dan Angkatan Udara Italia. Sistem senjata baru dan maju ini dapat melibatkan dan menghancurkan pertahanan udara musuh serta target mobile yang sangat kritis.

AARGM adalah rudal taktis supersonik, jarak menengah, diluncurkan dari udara dan kompatibel dengan pesawat tempur AS maupun sekutu, termasuk semua varian mulai dari F/A-18, Tornado, EA-18G, F-16, EA-6B dan F-35 (eksternal).

HARUS BACA :  Pesawat Tempur J-20 Siluman Semakin Mematikan
HARUS BACA :  Sengkarut Pembangunan Jet Tempur Jepang

AARGM memiliki sensor radar canggih, digital, anti-radiasi, pencari gelombang radar milimeter (MMW), dipandu Sistem Navigasi Inersia (GPS/INS), konektivitas net-centric, berkemampuan  Missile Impact Transmitter yang tersedia untuk pelanggan yang disetujui. Rudal ini menawarkan keterlibatan jarak jauh serta kemampuan penargetan dari dalam kokpit dan termasuk kesadaran situasional.

Kemampuan baru untuk petarung meliputi:

  • Serangan anti-radar dengan pemrosesan sinyal canggih dan cakupan frekuensi yang jauh lebih baik dalam hal jangkauan deteksi dan sudut pandang
  • Serangan supersonik jarak jauh dan kritis dengan panduan GPS/INS
  • Kendali zona terdampak rudal untuk mencegah kerusakan lebih melalui penggabungan erat Digital Terrain Elevation Database yang dibantu GPS/INS
  • Counter-emitor shutdown melalui panduan terminal MMW dan terminal radar aktif
  • Transmisi WIA terhadap dampak untuk penilaian kerusakan
HARUS BACA :  Panglima TNI dan Dubes Singapura Bahas Kerjasama Bilateral

AARGM adalah salah satu dari serangkaian rudal yang dirancang AS untuk menangani radar utama dan sistem pertahanan udara canggih seperti S-400 Rusia. Secara khusus, AARGM adalah yang terakhir setelah rudal JSOW dan jammer MALD.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Rusia Lengkapi Su-57 dengan Sistem Syaraf

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Irak Mengganti Armada Abrams dengan T-90S Rusia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here