Mesir Luncurkan Gowind Pertama Buatan Lokal

Militer.or.id – Mesir Luncurkan Gowind Pertama Buatan Lokal.

El Fateh, korvet Gowind 2500 pertama Angkatan Laut Mesir dibangun oleh DCNS © Ahmed XIV Wikimedia Commons

Militer.or.id – Kapal kedua dari empat korvet Gowind 2500 untuk Angkatan Laut Mesir dan merupakan yang pertama dikelasnya yang akan dibangun di dalam negeri itu, diluncurkan pada tanggal 6 September dari fasilitas Alexandria Shipyard (ASY).

Menurut IHS Jane, peluncuran korvet Gowind 2500 pertama buatan Mesir yang bernama Port Said, memiliki panjang 102 m, saat ini akan menyelesaikan perlengkapan di ASY sebelum memulai uji coba tahun depan.

Pada bulan Juli 2014, Naval Group Prancis (dulu DCNS) diberikan kontrak oleh Otoritas Persenjataan Mesir untuk desain dan konstruksi kelas Gowind 2500 pertama, El Fateh di galangan kapal Lorient di Prancis.

HARUS BACA :  Pangkostrad Kunjungi Brigif Para Raider 17 Yonkav 1 dan Kikav 1

Kontrak itu juga termasuk pengadaan material untuk tiga corvette lanjutan, dan transfer teknologi yang memungkinkan ASY untuk membangun tiga kapal lainnya di dalam negeri. ASY telah dikontrak secara terpisah untuk penyediaan tenaga kerja dan infrastruktur.

Port Said, korvet Gowind 2500 pertama yang dibangun di Mesir oleh ASY © Richard Scott

Desain Gowind 2500, merupakan varian yang lebih besar yang membentuk dasar untuk program Littoral Combat Ship milik Royal Malaysian Navy (TLDM), telah dikembangkan oleh Naval Group untuk memenuhi permintaan ekspor kapal perang multimisi yang kecil namun mumpuni.

HARUS BACA :  Northrop Grumman Australia Awarded Contract to Deliver Next-Generation SatCom for the ADF

Versi yang dibeli oleh Mesir memiliki Strategic Energy Technologies Information System (SETIS) Sistem Manajemen Tempur (CMS) buatan Naval Group, bersama dengan unit sensor yang disediakan oleh Thales yang terdiri dari radar pengawas 3D SMART-S Mk-2, dukungan sistem Electronic Support Measures (EMS) Vigil 200 Mk-3, radar / pelacak elektro-optik STIR EO Mk-2, sonar variabel kedalaman aktif frekuensi rendah CAPTAS-2 dan sonar lambung Kingklip.

Sensor Panorama dan Modul Intelijen (PSIM) ini menggabungkan SETIS CMS bersama dengan sensor utama SMART-S Mk-2 dan Vigile 200 Mk-3 ESM. PSIM untuk tiga kapal berikutnya akan dibangun, ditugaskan dan diuji di Lorient sebelum dikirim ke Alexandria.

HARUS BACA :  100 Taruna AAL Tingkat II Angkatan 65 Dibagi 5 Korps

Naval Group Bangun Anak Perusahaan di Mesir

Naval Group Perancis membangun secara permanen kehadirannya di Mesir ini sebagai bagian dari upaya untuk membentuk dukungan jangka panjang perusahaan di negara tersebut.

CEO Naval Group, Hervé Guillou mengumumkan pembentukan anak perusahaan baru ini pada tanggal 6 September sesaat sebelum peluncuran korvet Gowind 2500, Port Said, di Alexandra Shipyards (ASY). Naval Group menyediakan transfer teknologi dan bantuan material kepada ASY untuk pembangunan secara lokal dari tiga Gowind 2500.

Program korvet Gowind 2500 membentuk bagian dari kemitraan jangka panjang yang lebih luas antara Naval Group dan Angkatan Laut Mesir.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here